Aspek Kesehatan, Pendukung Geopark Nasional Natuna

0
183
Asisten Ekbang Setda Natuna Tasrif

kabarterkini.co.id, NATUNA – Asisten Ekbang Setda Natuna Tasrif memimpin rapat bidang kesehatan mendukung program Geopark Nasional Natuna. Rapat berlangsung di ruang rapat utama Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Senin pagi 5 Desember 2019.

Yang menjadi fokus dalam rapat, diantaranya pemaparan hasil penelitian Visitasi Pelayanan Hiperbarik Chamber milik RSUD Natuna. Tim peneliti dari Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya, Jawa Timur.

Tujuan penelitian, memeriksa peralatan Hiperbarik Chamber bagi kelayakan pemakaian. Karena peralatan itu diharap dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Hyperbaric Chamber merupakan fasilitas terapi oksigen, biasa digunakan memulihkan penyakit dekompresi akibat menyelam.

Tidak hanya menyembuhkan penyakit dekompresi akibat menyelam, fasilitas ini juga dapat menyegarkan kondisi tubuh dengan melancarkan peredaran darah dan meregenerasi sel-sel di dalam tubuh.

“Pemerintah Kabupaten Natuna mengupayakan status Geopark Nasional menjadi Geopark Global Network. Dengan status itu, kita berharap dapat memberikan pengaruh positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pada sector pariwisata,” sambutan Tasrif.

Sementara, katanya, destinasi sedang gencar dipromosikan adalah wisata bawah laut dengan aktifitas penyelaman spot terumbu karang. Mengingat aktivitas penyelaman menjadi salah satu sektor ungulan, keberadaan Hyperbaric Chamber sangat diperlukan mengantisipasi berbagai kemungkinan kemalangan terjadi, baik dari wisatawan maupun pelaku/penggiat wisata bawah air.

Oleh karena itu dengan adanya penelitian Hiperbaric Chamber ini sangat bermanfaat. Agar dapat di pelajari cara pemakaian dan perawatan terhadap alat itu. Sehingga bisa membantu dalam penanganan korban tenggelam dilaut

“Kita telah lama mempunyai Hiperbaric Chamber. Tapi kita belum paham mengoperasikan peralatan itu,” ungkap Tasrif.

Ketua Tim Peneliti, sekaligus Dokter Hyperbaric TNI AL Surabaya Akhmad Rafiq menyampaikan, status Geopark Nasional menuntut daerah berinovasi dalam pengembangan sektor pariwisata dan dibutuhkan persiapan dalam berbagai aspek, termasuk tersedianya fasilitas pendukung bidang kesehatan.

Ia berharap hasil kajian dilakukan pihaknya saat ini dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk terus melakukan pembenahan, peremajaan serta pemutakhiran fasilitas kesehatan.

“Bagi daerah telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional, perlu nama baik bidang kesehatan. Sehingga para wisatawan berkunjung ke Natuna merasa aman,” katanya. (*humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here