Kecepatan Daya Sebar, SMSI Raih Penghargaan MURI

0
569
PENDIRI MURI, Jaya Suparna (kiri) menyerahkan penghargaan pada Ketua Umum SMSI Firdaus

Kabarterkini.co.id, Jakarta – Museum Rekor Indonesia (MURI) memberi penghargaan pada Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Penghargaan diserahkan langsung, pendiri Muri, Jaya Suparna pada Ketua Umum SMSI, Firdaus di Jaya Suprana Institute, Lantai LG Mall Of Indonesia, Jalan Boulevard Raya RSVP, Jumat 28 Februari 2020.

Organisasi tempat berhimpun perusahaan media siber, dianugrahi penghargaan MURI, atas kecepatan dan daya sebar dalam menyampaikan naskah, “Mendambakan Keadilan Sosial.” Hanya dalam waktu tujuh setengah jam, naskah disampaikan SMSI kepada anggota, langsung dimuat 571 media siber dari Sabang sampai Merauke.

Capaian SMSI ini, merupakan kali pertama dari organisasi perusahaan media Siber di Indonesia. Sebagaimana diketahui, dalam perjalanan, SMSI telah mengalami tiga kali pergantian ketua umum.

Pertama, dijabat Teguh Santosa, lalu digantikan Auri Jaya. Baik Teguh maupun Auri, keduanya diangkat sebagai ketua umum oleh para pendiri, sampai dengan pelaksanaan kongres. Kemudian pada kongres perdana, 20 Desember 2019, Firdaus terpilih sebagai ketua umum, mengalahkan Teguh Santosa. Firdaus tercatat sebagai ketua umum SMSI pertama dipilih melalui kongres.

Dibawah nakhoda Firdaus, pada Januari 2020, kepengurusan SMSI pusat, resmi terbentuk. Usai menerima SK, SMSI langsung tancap gas. Berkat kompaknya jajaran kepengurusan SMSI pusat hingga daerah. Semula hanya 27 pengurus provinsi, kini sudah 30 provinsi di Tanah Air.

Ketua Umum SMSI Firdaus mengaku, pencapaian ditoreh SMSI, salah satu memecahkan rekor MURI. Semua itu, tidak terlepas dari peran serta dan dukungan segenap pendiri, penasehat serta jajaran pengurus SMSI pusat hingga daerah.

“Terus terang, dimasa akan datang, masih banyak pekerjaan harus dilaksanakan SMSI. Yang utama, bagaimana SMSI menjadi konstituen Dewan Pers. Adapun syarat untuk itu, diantaranya memiliki anggota paling sedikit 200 perusahaan dan tersebar minimal di 15 Provinsi,” terang Firdaus.

“Saya syukuri, kini anggota SMSI lebih dari 500 perusahaan, dan tersebar lebih dari 15 provinsi. Pengurus SMSI yang sudah di verifikasi faktual, 19 pengurus provinsi dan ditambah satu pengurus pusat,” terangnya.

Sebelum terpilih menjadi ketua umum SMSI, dimasa kepemimpinan dua ketua umum SMSI sebelumnya, Firdaus menjabat sebagai Sekretaris Jenderal. Merunut pengalaman dalam mengelola organisasi, ia pernah dua periode menjabat Ketua PWI Provinsi Banten. Sebelum menjadi Ketua PWI Banten, Firdaus menjabat satu periode Sekretaris PWI Banten.

Selain itu, Firdaus juga pernah menjabat sebagai Sekretaris SPS Banten selama 14 tahun. Dari 2004 hingga 2018, ia mendampingi Ketua SPS Banten Priyo Susilo. Salah satu keteladanan Priyo Susilo sebagai ketua kepadanya, yaitu: berhenti dari kebiasaan merokok, serta rajin puasa Senin-Kamis.

“Jika seorang pemimpin tegak lurus, maka siapapun dibawahnya akan ikut dan patuh,” ucap Firdaus yang dikenal sebagai pribadi kritis dan tegas.

Berikut, penyerahan penghargaan Rekor Indonesia:

1. Trainer menurunkan berat badan anak secara sehat dalam waktu satu tahun (turun 110 Kg). Rekoris: Ade Rai.

2. Anak yang berhasil menurunkan berat badan selama satu tahun (turun 110 Kg). Rekoris: Aria Permana.

3. Tim Pelajar Indonesia pertama berhasil mencapai puncak Gunung Elbrus (pelaksanaan.17/8/2018). Rekoris : Elpana SMAN 68, pendaki : Geas Aldino, Ryan Muhammad, Salsa Khusnus dan Timothy Jonathan.

4. Pelajar bersaudara termuda berhasil mencapai puncak Gunung Kilimanjaro (pelaksanaan 17/3/2019). Rekoris: Matthew Richard (15 thn 9 bln 21 hr) dan
Jonathan Philip (13 thn 9 bln 3 hr).

5. Barista Tuli Pertama di Indonesia.
Rekoris: Tri Erwinsyah Putra.

6. Perusahaan direct selling yang mengunjungi negara terbanyak (37 negara). Rekoris: PT. KK Indonesia.

7. Webinar tanpa henti terlama (100 jam). Rekoris: Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia).

8. Baklava dengan harga tertinggi (Rp14 juta). Rekoris: Mardin Baklava dan Patisserie.

9. Perempuan Indonesia termuda, peraih gelar Doktor di perguruan tinggi Tiongkok (usia 25 thn 5 hari). Rekoris: Bryna Meivitawanli.

10. Anak perempuan pemilik rambut terpanjang (140 cm, pengukuran 18 Juli 2019). Rekoris: Beatrice Anggraini Pramana, usia 13 tahun.

11. Atlet paralayang tertua (usia 79 tahun). Rekoris: Julius Early Rawis.

12. Mendirikan telur diatas jenis terbanyak (25 jenis benda). Rekoris: Sofian.

13. Penggagas alat musik gesek dengan kotak motif batik. Rekoris : Fredy.

14. Menggerakkan 571 anggota, memuat naskah “Mendambakan Keadilan Sosial.” Rekoris: Serikat Media Siber Indonesia – SMSI.

Penyerahan penghargaan Rekor Dunia

15. The One and Only Band Founded by A Four Star Army General Still Active in Performing (Band Pimpinan Jenderal). Rekoris: Band Playsets.

16. Inventor Superpave (Superior Performing Asphalt Pavement), Grade PG 60-16 & PG 70-16 berkualitas dunia. Rekoris: Sayono.

17. Penyerahan penghargaan prestasi Nusantara penghapal 217 ayat Alkitab. Rekoris: Anneke A. Polak. Penguji: Jusuf Ngadri. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here