SMSI Audiensi ke Dewan Pers, Bahas World Press Freedom Day dan Kampanye Pilkada Damai

0
317
SUASANA pertemuan

Kabarterkini.co.id, Jakarta – Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melaksanakan audiensi ke Dewan Pers. Audiensi terselenggara di ruang rapat utama Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 10 Maret 2020.

Hadir dalam acara, Ketua Umum SMSI Firdaus, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan, H.M Nasir, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi, Bernardus Wilson Lumi, Ketua Bidang Luar Negeri, Delianur, Wasekjen, Yono Hartono, Penasehat, Erfik dan Konsultan World Press Freedom Day 2020, Yoga. Rombongan diterima perwakilan Dewan Pers, Agus Sudibyo, dan Maria.

Dalam audiensi, Firdaus memaparkan, SMSI pada Maret tahun ini bertambah lagi satu cabang di Provinsi Maluku. Otomatis, SMSI kini memiliki 31 cabang.

Sementara, proses menjadi konstituen Dewan Pers terus berjalan. Verifikasi dilakukan Dewan Pers sebagai syarat SMSI menjadi konstituen, sudah tuntas.

Mantan Ketua PWI Banten ini juga memberitahukan, organisasi media siber dipimpinnya sedang membuat persiapan acara World Press Freedom Day yang akan dilaksanakan pada 16 April mendatang.

Menurut Firdaus, kegiatan digagas,  sejak SMSI memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekornya, mempublikasikan satu tulisan opini, lalu dimuat ratusan media Siber anggota SMSI, dari Sabang hingga Merauke dalam waktu singkat.

Merespon paparan Ketum SMSI, Agus Sudibyo mewakili Dewan Pers, meyakinkan seluruh Pengurus Pusat SMSI yang hadir. Proses verifikasi SMSI terus berlanjut. Dewan Pers proses sesuai prosedur berlaku. Meski pun proses verifikasi bukan tanggungjawabnya.

“Kami akan proaktif menghubungi anggota Dewan Pers yang mempunyai kewenangan melakukan proses verifikasi,” kata Agus. “Kami akan melakukan pertemuan lanjutan dengan anggota Dewan Pers yang berwenang melakukan verifikasi.”

Sedangkan kegiatan World Press Freedom Day digagas SMSI, Agus Sudibyo mengingatkan tentang wabah virus Corona yang sangat berpengaruh terhadap event-event internasional.

Selain itu, lelaki berkacamata berasal dari Malang ini mengusulkan, agar  media siber aktif, mengkampanyekan Pilkada Damai yang akan dilaksanakan secara serentak sekitar empat bulan lagi.

“Pilkada Damai, Media Berkualitas dan Bermartabat”, begitu tema kampanye Pilkada Damai diusul Agus. “Karena SMSI sangat efektif menjalankan kampanye Pilkada Damai ini, mengingat memiliki cabang di 31 provinsi di Tanah Air.”

Menanggapi usulan Agus, Ketum SMSI beserta pengurusnya, setuju dan mengapresiasi. Erfik, Penasehat SMSI menambahkan, meskipun SMSI mempunyai agenda World Press Freedom Day, namun Kampanye Pilkada Damai dan Media Bermartabat adalah hal yang mesti dilakukan.

“Media mesti tetap independen dan menjaga martabat nya dalam Pilkada serentak 2020,” ucap Erfik.

Senada dikatakan Yoga, Konsultan World Press Freedom Day 2020. Menurutnya, persoalan terkini sedang menjadi kecemasan masyarakat, yaitu perihal hoax dan wabah Corona.

“Hoax virus Corona bukan hanya menyesatkan, tetapi sudah membuat masyarakat panik,” ungkapnya. “Begitu juga terhadap hoax jelang Pilkada serentak, informasi sampai ke masyarakat harus jernih.”

Akhir pertemuan, Firdaus berjanji akan segera berkoordinasi dengan seluruh pengurus SMSI di 31 provinsi di Indonesia. Agar SMSI se-Indonesia turut kampanye Pilkada Damai dan Media Bermartabat.

Sedangkan masalah Corona, tegasnya, “Sebagai agenda nasional SMSI, dan pengurus provinsi harus segera berkomunikasi dengan instansi terkait di provinsi masing-masing.” (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here