Tutup MTQH XXXIV Batam Kota, Amsakar: Batam Negeri yang Dirahmati

0
99
SAMBUTAN Wali Kota Batam Amsakar Achmad (foto Humas Diskominfo Batam)

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad, bersama Wakilnya, Li Claudia Chandra secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kecamatan Batam Kota 2026. Penutupan berlangsung di Lapangan Hang Jebat, Perumahan Cendana, Kelurahan Belian, Rabu malam 4 Februari 2026.

Dalam sambutan, Amsakar menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Batam Kota 2026. Kesuksesan ini menjadi bukti, nilai-nilai keagamaan terus tumbuh dan mengakar di tengah kehidupan masyarakat Batam yang majemuk dan dinamis.

“Saya menyampaikan selamat atas terselenggaranya MTQH Batam Kota yang berjalan baik, tertib dan penuh semangat. Ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wujud kecintaan kita terhadap Alquran,” kata Amsakar, disambut tepuk tangan hadirin.

Tingginya antusiasme masyarakat dalam setiap agenda keagamaan, menurutnya, menunjukkan pembangunan di Kota Batam tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi menempatkan pembangunan rohani sebagai fondasi penting. Hal tersebut sejalan dengan visi Batam sebagai Kota Madani yang religius dan berakhlak.

“Berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Artinya, nilai-nilai Kota Madani telah hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Inilah fondasi penting mewujudkan Batam sebagai negeri yang dirahmati,” kata Amsakar.

Tidak lupa, ia mengingatkan MTQH memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda. Ia berharap ajang ini tidak berhenti pada capaian prestasi semata, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap Alquran serta mendorong pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQH merupakan sarana pembinaan berkelanjutan, melahirkan generasi yang tidak hanya mahir melantunkan ayat suci, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” kata Amsakar.

Menutup sambutan, ia berpesan agar MTQH tidak dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat hubungan umat dengan kitab sucinya.

“Jangan jadikan MTQH sekadar seremonial. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk terus mendalami makna dan nilai luhur yang terkandung dalam Alquran,” kata Amsakar. (*ifan)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini