Kapolres Natuna Menyapa, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat di Perbatasan Indonesia

0
172
KAPOLRES Natuna AKBP Novyan Aries Efendie

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Cafe Ranai Square, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu pagi 3 Juni 2026. Dengan hidangan kue-kue kering serta secangkir kopi, mengalir obrolan santai Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie.

Duduk bersama unsur pemerintah daerah, DPRD, BPJS Kesehatan, Jasa Raharja, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, komunitas transportasi dalam kegiatan Kapolres Natuna Menyapa. Program ini perkuat sinergi Polri dan masyarakat di kabupaten kepulauan perbatasan Indonesia itu.

‎Kapolres Natuna Menyapa, berbeda dari forum formal pada umumnya, kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan berbagai pihak untuk membahas persoalan kerap dihadapi masyarakat, khususnya terkait penanganan korban kecelakaan lalu lintas dan jaminan kesehatan.

Polri, menurut AKBP Novyan, tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap mendengar dan mencari solusi atas berbagai persoalan. Salah satu caranya, mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Jika ada persoalan yang selama ini menjadi kendala, mari kita cari solusi bersama. Karena keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita semua,” kata Perwira Kepolisian melati dua emas itu.

‎Sementara diskusi berlangsung dinamis. Berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat mengemuka, mulai dari pemahaman tentang perbedaan tanggungan BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja, proses administrasi pasca kecelakaan, hingga pentingnya edukasi keselamatan berkendara bagi generasi muda.

BACA JUGA :  Ramadhan 1445 Hijriyah, Satpol-PP Bengkulu Selatan Imbau THM Buka Usai Tarawih
KASATLANTAS Polres Natuna Erwan Toni

‎Perwakilan Jasa Raharja menjelaskan korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan atau lebih mendapat perlindungan sesuai ketentuan berlaku. Sedangkan kecelakaan tunggal menjadi ranah pembiayaan BPJS Kesehatan bagi peserta aktif.

Penjelasan ini mendapat perhatian besar dari peserta karena masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme penjaminan korban kecelakaan. BPJS Kesehatan menekankan pentingnya kepesertaan aktif serta kelengkapan administrasi agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara optimal kepada masyarakat.

Dari forum berlangsung hampir tiga jam, lahir sejumlah kesepakatan penting. Di antaranya komitmen mempercepat penerbitan Laporan Polisi kurang dari 1×24 jam setelah kejadian, memperkuat konektivitas data antara Polres Natuna, Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai hak-hak korban kecelakaan lalu lintas.

‎Kasatlantas Polres Natuna AKP Erwan Toni hadir dalam acara berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, seperti penggunaan knalpot brong, balap liar, melawan arus dan tidak menggunakan helm standar.

‎Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan uji coba layanan darurat 110 Polri sebagai upaya mengukur kecepatan respons petugas dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

‎Melalui kegiatan ini, Novyan menunjukkan bahwa menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui pendekatan formal. Kadang, dari sebuah meja kopi dan dialog hangat, lahir pemahaman, kepedulian, serta solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini