Mubes PK NTT Batam, Amsakar: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan

0
170
SAMBUTAN Wali Kota Batam Amsakar Achmad

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak masyarakat Batam asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah.

Hal itu disampaikan Amsakar saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Perkumpulan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam di Golden View Hotel, Sabtu 12 September 2026.

Kehadirannya disambut tarian khas NTT. Penyambutan tersebut sekaligus menjadi gambaran keberagaman budaya yang turut mewarnai kehidupan masyarakat di Kota Batam.

Tidak lupa, Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PK NTT. Menurutnya, forum ini sangat penting tidak hanya bagi keberlangsungan organisasi, tetapi juga memperkuat kontribusi masyarakat NTT dalam pembangunan dan kehidupan sosial di Batam.

Apalagi Batam merupakan daerah multikultural dengan tingkat heterogenitas masyarakat yang tinggi. Keberagaman itu merupakan kekuatan harus terus dirawat melalui kebersamaan, toleransi dan persaudaraan.

“Saya katakan acara ini penting karena pertama yang harus kita pahami bahwa Batam adalah negeri yang multikultural. Batam adalah negeri yang tingkat heterogenitasnya sangat tinggi,” kata Amsakar.

BACA JUGA :  Pemkab Bintan dan Bank BPR Terima Tiga Penghargaan Sekaligus di TOP BUMD Awards 2026

Menurutnya, keberadaan masyarakat dengan latar belakang suku, budaya dan daerah asal yang beragam merupakan bagian dari perjalanan Batam.

Oleh karena itu, masyarakat NTT diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari masyarakat Batam, tetapi juga turut memberikan warna melalui kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Ia berharap Mubes PK NTT tidak berhenti sebagai forum pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran masyarakat NTT dalam berbagai bidang kehidupan di Batam.

“Mudah-mudahan tidak hanya sekadar hadir, tapi dapat mewarnai perjalanan rentak sejarah Batam ini sekarang dan kedepan,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, keberagaman Batam harus menjadi kekuatan bersama. Dengan masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang, seluruh warga diminta menempatkan Batam sebagai rumah bersama.

“Keberagaman yang besar, karena tingkat heterogenitas yang sedemikian tinggi, maka sesama anak Batam berasal dari mana pun harus menjadikan kota ini sebagai rumah kita bersama,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati dan Wakil Bupati Sholat Idul Fitri 1444 Hijriyah di Masjid Agung Natuna

Amsakar juga mengajak masyarakat NTT membangun rasa memiliki terhadap Batam. Menurutnya, latar belakang daerah asal tidak seharusnya menjadi pembatas dalam membangun kebersamaan sebagai warga Batam.

“Jangan maknai kita sebagai warga NTT yang merantau ke Batam, tapi maknai sebagai warga Batam berasal dari NTT,” ungkapnya.

Ketua Umum PK NTT Batam Andi S. Mukhtar mengatakan organisasinya akan terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Kota Batam. Selama ini PK NTT selalu aktif berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan, olahraga, budaya dan silaturahmi.

“Berbagai kegiatan dilaksanakan dengan keyakinan bahwa masyarakat NTT di Batam tidak hanya ingin hidup dengan baik di tanah perantauan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi daerah yang telah menjadi tempat mereka berkembang,” kata Andi mengakhiri. (*Darlis)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini