Pembinaan Teritorial Terintegrasi, Sekda: Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kepri

0
118

TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Sebagai provinsi kepulauan dan perbatasan, Kepulauan Riau (Kepri) memiliki tantangan sekaligus potensi besar dalam penguatan pertahanan, pembangunan maritim dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kondisi geografis ini menjadi salah satu konteks penting dalam pelaksanaan Pembinaan Teritorial Terintegrasi di wilayah kerja Kodaeral IV. Pembinaan dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali itu, berlangsung di pelataran Gedung Dekranasda Kepri, Sabtu 19 September 2026.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad diwakili Sekda Misni mengucapkan selamat datang kepada Kasal Laksama TNI Muhammad Ali dan rombongannya, serta mengapresiasi atas terselenggaranya Pembinaan Teritorial Terintegrasi di wilayah Kepri.

“Kehadiran Pak Kasal dan rombongannya menunjukkan perhatian terhadap penguatan stabilitas keamanan dan tata kelola wilayah perbatasan,” kata Misni.

“Bagi Kepri, kegiatan ini memiliki makna sangat strategis. Posisi Kepri sebagai wilayah kepulauan menjadikan aspek pertahanan dan pembangunan masyarakat pesisir perlu berjalan secara beriringan,” katanya lagi.

BACA JUGA :  Antisipasi Kenaikan Tarif Kargo di Anambas, Bupati Gelar Rapat Tertutup Bersama Pengusaha Kapal

Misni pun menegaskan, laut memiliki fungsi yang luas bagi masyarakat Kepri. Laut bukanlah pemisah antarpulau, melainkan ruang kehidupan, ruang ekonomi, ruang budaya, sekaligus bagian penting dari pertahanan dan kedaulatan negara.

Oleh karena itu, ia menilai pembinaan teritorial perlu melibatkan berbagai unsur agar tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga mendukung pemberdayaan potensi wilayah.

“Pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara terintegrasi menjadi penting membangun keterhubungan antara kekuatan pertahanan, pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di pesisir,” kata Misni.

Selain itu, ia menambahkan, potensi kemaritiman dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melihat pembinaan teritorial hari ini tidak hanya berbicara mengenai aspek pertahanan, tetapi juga bagaimana potensi wilayah dapat diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  PWI Gelar UKW, Kepala BP Batam: Tugas Wartawan Cukup Mulia

Misni mengaitkan semangat tersebut dengan pelaksanaan Festival Bahari Kepri 2026 yang mencakup kemaritiman, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, kebudayaan dan kegiatan sosial masyarakat.

“Semangat kegiatan ini sejalan dengan Festival Bahari Kepri 2026 yang mempertemukan berbagai potensi kemaritiman, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, kebudayaan, serta kegiatan sosial masyarakat,” katanya.

Terakhir Misni berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat dapat terus diperkuat. “Kekuatan maritim akan semakin kokoh apabila dibangun bersama TNI, pemerintah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat,” kata Misni mengakhiri. (*Juwono)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini