Berkat Konvergensi AI dan Energi Hijau, Envision Masuk Daftar Fortune’s 2026 Change the World

0
80
FOTO PRNewswire

SHANGHAI, KABARTERKINI.co.id – Envision Energy, pemimpin teknologi hijau di pasar global, kembali masuk daftar Fortune’s 2026 Change the World. Otomatis telah tiga kali perusahaan itu tercantum dalam daftar.

Kali ini, dikutip PRNewswire, Envision mendapat pengakuan atas Mission Gobi dan proyek unggulan pertamanya, Envision Galaxy Campus. Yang mengeksplorasi model baru dalam integrasi infrastruktur energi dan komputasi di era AI.

Sementara masuk dalam daftar Fortune’s 2026 Change the World sebanyak 50 perusahaan yang mengeksplorasi berbagai pendekatan inovatif untuk menjawab tantangan sosial dan lingkungan global.

Perusahaan yang tercantum berasal dari beragam industri dan pendekatan, mulai dari Alphabet dan Anthropic di bidang AI hingga CATL di sektor energi terbarukan.

Pengakuan diterima Envision menyoroti eksplorasi Mission Gobi terhadap konvergensi AI dan energi hijau, termasuk pemanfaatan sumber energi terbarukan yang melimpah demi menopang infrastruktur AI generasi baru.

Pertumbuhan kebutuhan komputasi yang pesat akibat perkembangan AI membuat energi semakin menjadi fondasi utama di era AI. Envision tidak sekadar menambah beban baru pada sistem kelistrikan, namun mengeksplorasi cara mendekatkan fasilitas komputasi dengan sumber energi terbarukan yang melimpah.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kepulauan Anambas Gelar Rapat APBD Perubahan 2022

Lewat pendekatan ini, Envision mengembangkan infrastruktur energi dan komputasi secara bersamaan. Diluncurkan pada Juni 2026, Mission Gobi menargetkan pengembangan kapasitas komputasi AI hijau sebesar 5 GW di wilayah gurun dan kering di berbagai belahan dunia pada 2030.

Dengan memanfaatkan sumber energi angin dan surya. Proyek unggulan pertamanya, Envision Galaxy Campus di Ulanqab, Inner Mongolia, meningkatkan kapasitas komputasi hingga lebih dari 2 GW dan mendukung hingga satu juta cip, menurut Fortune.

Mengandalkan energi terbarukan sebagai sumber daya utama, proyek itu mengeksplorasi potensi wilayah yang sebelumnya dipandang memiliki keterbatasan energi atau berada di lokasi terpencil untuk menjadi sumber kelimpahan energi baru sekaligus fondasi bagi infrastruktur AI.

“AI membuka peluang baru bagi perkembangan teknologi cerdas, sementara energi hijau dapat menjadi penggerak kemajuan peradaban,” kata Lei Zhang, Founder and CEO Envision.

Envision, sambung Zhang, akan terus mengeksplorasi perpaduan keduanya guna menciptakan sistem energi lebih melimpah dan terjangkau. Menjadikan matahari dan angin sebagai sumber energi baru bagi peradaban, serta mengubah wilayah sebelumnya tandus menjadi pusat produksi energi.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergitas, Bupati dan Wabup Kepulauan Anambas Kunjungi SKK Migas Sumbagut

“Ketika energi dan teknologi cerdas saling memperkuat, berbagai potensi baru terbuka untuk memajukan peradaban,” katanya lagi sambil menambahkan, Envision telah tiga kali tercatat dalam daftar Fortune’s Change the World.

Sehingga mencerminkan perkembangan inovasi perusahaan. Envision pertama kali tercantum dalam daftar pada 2021, berkat inovasi di bidang energi terbarukan, kemudian kembali tercatat pada 2024 melalui pengembangan kawasan industri net-zero berskala besar dan teknologi hidrogen hijau terintegrasi.

Tahun ini, Envision mendapat pengakuan atas pengembangan yang memadukan AI dan energi. Rangkaian pencapaian itu, mencerminkan upaya Envision dalam mengembangkan teknologi energi untuk membuka peluang baru bagi umat manusia. (*Red)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini