Catatan Sahkan APBD 2026, DPRD Kepulauan Anambas Harap Tingkatkan Pendapatan Daerah

0
71
PENYERAHAN buku APBD 2026

ANAMBAS, KABARTERKINI.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Anambas resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026, Jumat 28 November 2026. Setelah melalui rangkaian pembahasan panjang dan cukup intens, meski akhirnya disepakati, pengesahan ini tidak lepas dari sorotan tajam terhadap tantangan fiskal yang dihadapi daerah, terutama karena komposisi belanja lebih besar dibandingkan pendapatan.

Dalam laporan evaluasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepulauan Anambas, terungkap bahwa total belanja daerah tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp966,34 miliar, sementara estimasi pendapatan daerah hanya berada pada angka Rp920,8 miliar. Ketimpangan ini memperjelas kondisi defisit, sebuah situasi yang oleh DPRD digambarkan sebagai “lebih besar pasak daripada tiang.”

Porsi belanja pegawai menjadi perhatian terbesar dalam struktur APBD. Dari total belanja, sekitar Rp502,59 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai, lebih dari setengah total anggaran daerah.

Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Anambas Yusli YS,l menegaskan bahwa tingginya belanja pegawai merupakan konsekuensi dari kebijakan nasional, terutama terkait pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN yang jumlahnya mencapai 2.941 orang.

“Kalau bicara berat, ya inilah faktanya. Namun di sisi lain, belanja pegawai juga berperan dalam menjaga daya beli masyarakat Anambas,” kata Yusli sambil menambahkan, meski pun berat, ia mengakui kondisi fiskal daerah saat ini masih jauh dari ideal.

DPRD menyadari bahwa melakukan pemangkasan belanja pegawai bukanlah langkah realistis. Karena itu, pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengambil langkah strategis dalam memperkuat sumber-sumber pendapatan.

“Kondisi ini harus diterima, tetapi solusi utama bukan memangkas belanja pegawai. Yang harus dilakukan adalah bagaimana Pemkab Kepulauan Anambas mampu meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan agar beban fiskal bisa dikurangi bertahap,” tegas Yusli.

Usai penyampaian laporan masing-masing fraksi, seluruh anggota DPRD Kepulauan Anambas yang hadir menyatakan persetujuan terhadap pengesahan APBD 2026. Pengetukan palu oleh pimpinan rapat menjadi simbol bahwa keputusan telah final.

Para pimpinan DPRD berharap APBD yang telah disahkan ini dapat menjadi landasan kuat untuk mengarahkan pembangunan daerah secara lebih berkelanjutan, meskipun tantangan fiskal masih menghadang di depan.

Dengan penguatan pendapatan sebagai fokus utama, APBD 2026 diharapkan menjadi momentum bagi Kepulauan Anambas untuk terus bergerak memperbaiki kualitas pembangunan dan layanan publik di tengah tekanan fiskal yang terjadi. (*yady)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini