Endipat Dikritik Netizen, Ketua Sapma PP Lingga: Stop Giring Opini, Fokus Tangani Bencana Sumatera

0
1819
KETUA Sapma PP Lingga Muhammad Ilham (foto istimewa)

LINGGA, KABARTERKINI.co.id – Pernyataan anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) beberapa waktu lalu terus bergulir dan memantik kegaduhan di media sosial. Di tengah derasnya arus opini publik, Ketua Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Lingga Muhammad Ilham Ramadhani angkat bicara.

Menurutnya, kegaduhan yang berkembang justru berpotensi mengalihkan fokus publik dari persoalan jauh lebih mendesak, yakni penanganan bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya kawasan Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Pernyataan beliau sudah diklarifikasi. Jangan sampai polemik berdampak langsung kepada korban bencana yang justru menyita energi publik. Saat ini dibutuhkan masyarakat adalah aksi nyata, bukan penggiringan opini,” tegas Ilham, Sabtu 13 Desember 2025.

Ia mengingatkan, bencana alam telah memukul ribuan keluarga, sehingga solidaritas dan kepedulian lintas elemen bangsa seharusnya menjadi prioritas utama. Perdebatan berlarut-larut di ruang digital hanya akan memperlemah semangat gotong royong.

Tidak lupa, Ilham menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pemerintah dalam merespons bencana, termasuk upaya penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, relawan dan masyarakat sipil sejauh ini telah menunjukkan hasil positif di lapangan.

“Substansi pernyataan Pak Endipat sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau atau Kepri tidak diarahkan untuk mendiskreditkan relawan. Sebaliknya, kritik tersebut ditujukan kepada Kementerian yang memiliki kewenangan, khususnya Komdigi, agar lebih agresif dan masif dalam menyebarkan informasi kebencanaan secara cepat dan akurat,” kata Ilham.

“Tidak ada satupun kalimat yang menyerang relawan. Yang disoroti Pak Endipat adalah peran negara melalui Kementerian terkait, agar hadir lebih kuat dalam distribusi informasi. Ini soal tanggung jawab, bukan saling menyalahkan,” katanya lagi, sambil mengajak publik untuk menghentikan upaya memelintir pernyataan di tengah situasi darurat nasional.

“Stop menggiring opini. Fokus kita seharusnya pada keluarga-keluarga yang sedang berjuang di tengah bencana. Di saat seperti ini, empati dan kerja nyata jauh lebih dibutuhkan dari pada kegaduhan,” kata Ilham mengakhiri. (*taufik)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini