

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Luki Zaiman Prawira secara resmi membuka Rapat Koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) se-Kepri. Rakor berlangsung Aula Graha Kepri, Batam, Selasa 10 Februari 2026.
Dalam arahan, Luki menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan, khususnya dalam percepatan transformasi digital serta peningkatan kualitas pengelolaan informasi dan data sektoral di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota, agar semakin solid, inklusif dan adaptif.
“Kita tidak lagi berbicara tentang siapa paling hebat atau siapa paling depan. Melainkan bagaimana kita berjalan beriringan. Pada tahun ini, sinergi kita harus naik kelas dan tidak lagi sekadar koordinasi administratif, tetapi menjadi kolaborasi eksekusi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Jadi Luki berharap Diskominfo se-Kepri dapat menjadi satu kesatuan yang utuh dan mampu melahirkan standar layanan digital yang dapat dinikmati masyarakat hingga di pulau-pulau terpencil. Kualitasnya setara dengan wilayah perkotaan.
“Dalam Rakor ini, ada empat poin penting yang perlu terus diperkuat seluruh kabupaten atau kota di Kepri. Pertama, integrasi data dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sehingga sistem berjalan selaras dan tidak tumpang tindih,” katanya.
“Jangan sampai ada aplikasi yang tumpang tindih antara provinsi dan kabupaten atau kota. Data harus terintegrasi agar pengambilan kebijakan oleh pimpinan dapat lebih cepat dan akurat,” katanya lagi.
Kedua, pemerataan akses informasi, termasuk internet. Diskominfo Kepri diharap berperan sebagai jembatan ke pemerintah pusat. Sedangkan Diskominfo Kabupaten atau Kota se-Kepri menjadi ujung tombak pelaksanaan di lapangan dengan target meminimalkan wilayah blank spot.

Ketiga, penguatan keamanan siber atau cyber security. Mengingat ancaman siber tidak mengenal batas wilayah, maka kerja sama dalam manajemen insiden siber harus diperkuat agar infrastruktur digital tetap terpercaya. Keempat, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), termasuk penerapan Generative AI untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.
“Melalui rakor ini, saya berharap terjadi kesepakatan-kesepakatan konkret, kolaborasi program yang nyata, pertukaran sumber daya manusia, pembinaan berkesinambungan, serta sharing infrastruktur lebih efisien,” kata Luki.
Kepala Diskominfo Kepri Hendri Kurniadi menegaskan peran strategis Diskominfo sebagai pusat transformasi digital atau E-Government, pengelola komunikasi publik dan transparansi, keamanan informasi dan persandian, pengelola statistik dan data, serta peningkatan literasi digital dan infrastruktur.
“Jadi pentingnya sinergi antara Diskominfo Provinsi dan Diskominfo Kabupaten atau Kota dalam menyelaraskan urusan komunikasi publik dan kehumasan, penguatan layanan informasi publik, serta integrasi penyelenggaraan pemerintahan digital lintas daerah,” kata Hendri
Selain itu, ia menyoroti kolaborasi dalam penyelenggaraan statistik sektoral melalui konsep Satu Data di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota, serta penguatan keamanan informasi dan persandian guna mendukung keandalan sistem pemerintahan digital daerah dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Sementara dalam Rakor diisi dengan sesi tanya jawab serta pemaparan dari Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kepri, Udi Harbian dan berbagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten atau Kota. Yang menjadi wadah efektif untuk menyampaikan berbagai tantangan dan permasalahan dihadapi masing-masing daerah. (*adv)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id









