Sampah Jadi Nilai Ekonomis, PLN EPI Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

0
92
PT PLN EPI meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards ke-17. Acara pemberian penghargaan di taja La Tofi School of Social Responsibility ini berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu 8 April kemarin.

PT PLN EPI menerima penghargaan atas program TJSL Pengelolaan Sampah Organik Dapur (SOD) melalui budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Gunung Kidul. Program ini dinilai memiliki dampak signifikan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, sekaligus menciptakan nilai dalam rantai pasok.

Sementara dalam program mencatat skor 90,80 dan masuk dalam kategori ketahanan ekonomi masyarakat dan rantai nilai. Selain itu, program itu juga meraih predikat Corporate Economic Protection Index (CEPI) Champion Candidate dengan nilai 2,72 yang menunjukkan setiap Rp1 investasi CSR mampu melindungi sekitar Rp 2,72 nilai ekonomi dalam eksposur risiko operasional perusahaan.

Sekretaris PT PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, capaian ini menjadi bukti nyata transformasi peran CSR sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan. Apalagi program TJSL PLN EPI tidak hanya berorientasi sosial, tetapi juga mampu menciptakan perlindungan nilai ekonomi perusahaan secara nyata dan terukur.

BACA JUGA :  Ketua dan Wakil Ketua BEM FISIP UMRAH Hadiri Dies Natalis HMIP ke-16

“Inilah arah baru CSR yang kami dorong,” kata Mamit dikutip Skema Data Indonesia, Ahad 12 April 2026. Menurutnya, program pengelolaan sampah organik berbasis maggot tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Program TJSL mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan, serta sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” kata Mamit.

Chairman La Tofi School of Social Responsibility sekaligus Principal Assessor La Tofi ESG Rating, La Tofi menegaskan, Nusantara CSR Awards 2026 menghadirkan paradigma baru dalam praktik CSR di Indonesia. Jadi CSR bukan lagi sekadar aktivitas sosial, melainkan instrumen strategis melindungi ekonomi perusahaan.

BACA JUGA :  Pilkada Kepri 2024, Ketua Laksamana Karimun Siap Menangkan Rudi-Aunur

“Program yang dirancang berbasis risiko akan kembali sebagai perlindungan ekonomi yang nyata dan terukur. Otomatis kehadiran CEPI telah memberikan ukuran yang jelas dalam menilai keberhasilan CSR,” katanya.

“Hari ini, CSR tidak lagi dinilai dari seberapa besar diberikan, tetapi seberapa besar nilai ekonomi yang berhasil dilindungi,” katanya lagi sambil menambahkan, ajang Nusantara CSR Awards 2026 menjadi tonggak penting dalam transformasi praktik CSR nasional.

Di mana dalam program tidak hanya dinilai dari dampak sosial, tetapi juga kontribusinya dalam menjaga stabilitas operasional dan keberlanjutan nilai perusahaan. Bagi PLN EPI, TJSL bukan lagi sekadar kewajiban melainkan investasi strategis yang mengubah risiko menjadi nilai, limbah menjadi sumber daya dan masyarakat menjadi mitra dalam membangun ketahanan bisnis berkelanjutan. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini