Ikut Istri, Pekerjaan Atau Profesi?

0
2286
FOTO ilustrasi

Oleh: Andi Surya

IKUT istri, pekerjaan atau profesi? Sekelumit kalimat candaan bagi para pria beristri pengangguran, kemungkinan dialami sejumlah pria, dulu pernah juga dialami penulis. Sebagai pria sejati, meski menganggur alias belum punya pekerjaan, tidak akan mau dicap pekerjaannya ikut istri. Karena pria sejati punya harga diri.

Ketika dalam situasi menganggur, dia akan tetap berjuang mencari penghasilan. Tidak akan pernah merepotkan atau mengekor, walaupun sang istri mempunyai jabatan penting di instansi pemerintahan atau swasta.

Namun tetap ada trik atau alasan sang istri menutupi pengangguran suaminya, jika ditanya tetangga atau masyarakat. Salah satu alasan saat ditanya, suaminya bukan menganggur, melainkan bekerja wiraswasta, diantaranya berprofesi sebagai kontraktor atau pengusaha.

BACA JUGA :  Perbatasan Indonesia, Kepala KPP Natuna Turut Sukseskan Vaksinasi Massal

Sehingga punya waktu luang berkumpul dengan keluarga. Profesi sebagai kontraktor, salah satu profesi cukup unik dan menantang. Pelaku profesi ini malah paling sibuk di dunia. Karena jadwal pekerjaan terkadang hingga larut malam.

Kemungkinan mereka tidak bakal sempat berkumpul dengan keluarga. Apalagi proyek dikerjakan berada di luar daerah. Profesi ini boleh dibilang bergelimang harta, sebab keuntungan di peroleh cukup besar, ketika proyek dikerjakan, anggarannya miliaran hingga triliunan rupiah.

Pria sejati, seandai berprofesi sebagai kontraktor, tidak bakal mau mengambil proyek di bawah kekuasaan istrinya. Alasannya, etika, rasa malu dan segala macamnya. Seandai ada pria, boleh di bilang oknum mengaku berprofesi sebagai kontraktor, mengutak atik proyek di bawah kepimpinan istrinya, bisa di pastikan oknum ini berprofesi sebagai calo atau makelar.

BACA JUGA :  Bupati Aceh Tamiang Buka Pelatihan PRK

Profesi sebagai calo ini, bisa dibilang pekerjaan “abu-abu.” Atau pengangguran terselubung atau pekerja serabutan. Sekali lagi harus ditegaskan, pria sejati tidak akan pernah mau mengekor istri seandai menjabat sebagai pimpinan. Rasa malu, jika dituding, pekerjaan ikut istri atau bapak rumah tangga. ****

(Penulis: Pimpinan Perusahaan KABARTERKINI.co.id)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini