
ANAMBAS, KABARTERKINI.co id – Plt Kades Kiabu Suherwan melaporkan kepada Bupati Kepulauan Anambas Aneng tentang permasalahan utama di desanya, yakni sulitnya mengantar pasien rujukan ke rumah sakit di Kota Tarempa, Ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas. Karena jarak tempuh desa yang masuk wilayah Kecamatan Siantan Selatan ini cukup jauh dan menyeberangi lautan.
“Jarak tempuh dari Kiabu ke ibukota Anambas bisa mencapai tiga jam perjalanan Pak Bupati,” kata Suherwan saat menyambut kunjungan Bupati Kepulauan Anambas Aneng dan jajarannya, Senin 22 September 2025. “Dalam kondisi darurat, waktu selama itu bukan hanya sekadar angka, tetapi bisa menjadi taruhan nyawa.”
Jadi, ia berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menghadirkan solusi transportasi rujukan yang lebih maksimal. Sehingga pasien rujukan dari Kiabu bisa segera mendapat perawatan yang layak.

“Sebelumnya, kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pak Bupati dan jajarannya,” kata Suherwan. “Kunjungan ini merupakan kebanggaan bagi kami masyarakat Kiabu.”
Bupati Kepulauan Anambas Aneng sangat memahami geografis Desa Kiabu dan desa kepulauan lainnya. Salah satu krusial, saat mengantar pasien rujukan ke rumah sakit di Tarempa. Selain gelombang, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan armada transportasi laut menjadi hambatan nyata.
“Kita akan berupaya semaksimal mungkin masyarakat berada di kepulauan mendapatkan kesehatan yang layak,” kata Aneng. “Kita akan berupaya ada peningkatan armada transportasi laut maupun koordinasi dengan pihak terkait, agar pasien rujukan dari wilayah kepulauan bisa ditangani dengan cepat dan tepat.” (*yady)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id











