Ramadhan 1447 Hijriyah, Anambas Gelar Gerakan Pangan Murah

0
482
SUASANA Gerakan Pangan Murah

ANAMBAS, KABARTERKINI.co.id – Di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, harapan itu hadir dalam satu gerakan nyata: Gerakan Pangan Murah. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias, membawa semangat dan harapan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.

Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menjadi jawaban atas kegelisahan masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi saat memasuki bulan suci Ramadhan. Melalui kolaborasi antara Badan Pangan Nasional, Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kepulauan Anambas, Perum Bulog, BUMDes, para petani lokal, distributor pangan, serta berbagai pihak lainnya, Gerakan Pangan Murah benar-benar menjadi wujud kepedulian bersama.

Deretan bahan pokok tersusun rapi: beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, hingga komoditas penting lainnya. Warga tampak sumringah saat membawa pulang kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau. Di balik setiap transaksi, tersimpan rasa lega dan syukur di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga.

BACA JUGA :  Camat, Kapolsek serta Danramil 03/Kundur Gelar Jumat Bersih  

Gerakan ini juga menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan daerah. Bukan semata menekan inflasi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Anambas agar tidak terus bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Bupati Kepulauan Anambas Aneng turut mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayur-mayur, serta tanaman pangan lainnya sebagai langkah sederhana menuju kemandirian keluarga. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya dibangun melalui program pemerintah, tetapi juga dari kesadaran dan partisipasi masyarakat itu sendiri.

BACA JUGA :  Beri Layanan Telekomunikasi Maksimal, Pemkab Natuna MoU dengan PT Telkom

“Dengan bercocok tanam di halaman rumah sudah menjadi salah satu pendukung gerakan ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Anambas dan menjadi contoh yang sangat Positif,” kata Aneng dikutip dari keterangan tertulis, Senin 23 Februari 2026.

Di bulan yang penuh berkah ini, Gerakan Pangan Murah menjadi simbol bahwa ketika pemerintah, petani, dan masyarakat bersatu, beban yang terasa berat dapat dipikul bersama. Momentum ini bukan hanya tentang harga yang murah, tetapi tentang kepedulian, kebersamaan, dan komitmen menjaga kesejahteraan masyarakat Anambas. (*yady)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini