Cek Lapas Sukamiskin, Sekjen Kemenaker: Pemagang Dapat Skill dan Pengalaman Kerja

0
455
PAPARAN Sekjen Kemenaker Cris Kuntadi saat kunjungan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung

BANDUNG, KABARTERKINI.co.id – Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Cris Kuntadi meninjau langsung Program Pemagangan Nasional (MagangHub) di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jumat 13 Maret kemarin.

Dari kunjungan, Cris menegaskan bahwa program pemagangan menjadi salah satu upaya strategis pihaknya menyiapkan tenaga kerja terampil, berpengalaman dan siap memasuki dunia kerja.

“Pemagangan memberi kesempatan kepada peserta mendapatkan keterampilan sekaligus pengalaman kerja nyata dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri,” katanya dikutip dari Biro Humas Kemenaker, Senin 15 Maret 2026.

“Program pemagangan nasional menjadi salah satu cara efektif menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. Dunia usaha dan industri menyambut baik program ini dengan sangat antusias,” kata Cris lagi.

Pengalaman kerja, menurutnya, salah satu tantangan utama bagi lulusan baru diploma maupun sarjana saat memasuki pasar kerja. Tidak sedikit pengumuman atau informasi lowongan kerja yang mensyaratkan pelamar telah memiliki pengalaman, sementara banyak lulusan baru belum memiliki bekal tersebut.

“Dalam banyak informasi lowongan kerja, sering kali dicantumkan syarat memiliki pengalaman. Sedangkan lulusan diploma atau sarjana menyelesaikan studi umumnya belum punya pengalaman kerja. Oleh karena itu, Program Pemagangan Nasional selama enam bulan ini penting, karena memberi mereka pengalaman yang nantinya bisa dicantumkan dalam CV dan menjadi bekal masuk ke dunia kerja,” kata Cris.

BACA JUGA :  Proyek PL Satu Harga Rp173 Juta di Dinas PUPR Karimun, Ini Kontraktor Pelaksananya (6)

Program Pemagangan Nasional, tambahnya, saat ini berjalan diperkirakan selesai pada April hingga Juni 2026. Setelah itu, Kemenaker akan kembali membuka program MagangHub dengan skala lebih luas agar semakin banyak masyarakat memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja.

Tidak hanya itu, Kemenaker juga akan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi serta balai pelatihan vokasi dan produktivitas agar pelaksanaan program pemagangan ke depan makin efektif.

Dalam kesempatan itu, Cris berbincang langsung dengan peserta MagangHub. Salah satunya Anggi dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung. Lulusan Universitas Padjadjaran itu mengikuti pemagangan di sektor peternakan.

Anggi mengaku senang bisa mengikuti program pemagangan. Ia mengatakan, pemagangan di lapas memberinya pandangan baru tentang kehidupan di lembaga pemasyarakatan.

BACA JUGA :  Perdana, Dinas Perkimtan Natuna Lelang Proyek Sekitar Rp2,6 Miliar

“Awalnya saya kira di dalam lapas para warga binaan hanya dikurung. Ternyata banyak kegiatan pembinaan, antara lain peternakan, pertanian, pramuka dan konveksi,” kata Anggi yang sempat menunjukkan jersei hasil karyanya dari pelatihan konveksi.

Menariknya, produk tersebut dipasarkan secara online melalui marketplace. Hal ini menunjukkan bahwa program pemagangan tidak hanya memberi pengalaman belajar, tetapi juga membuka peluang usaha.

Sementara dalam kunjungan, Cris disambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali bersama Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin Fajar Nur Cahyono.

Kata Fajar, “Program pemagangan bersama Kemenaker sangat membantu proses pembinaan di lapas. Program ini juga memberi peluang bagi warga binaan memiliki keterampilan yang berguna saat kembali ke masyarakat.” (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini