

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura menghadiri peresmian Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepri di Batam, Senin 29 Juni 2026.
Tampak dalam peresmian, Ketua Umum HKTI yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, bersama jajaran pengurus HKTI, unsur Forkopimda, serta para pelaku sektor pertanian di Kepri.
Dalam sambutannya, Nyanyang mengatakan peresmian Sekretariat HKTI Kepri ini bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan menjadi simbol penguatan kelembagaan organisasi petani dalam mendukung transformasi sektor pertanian.
“Keberadaan Sekretariat HKTI Kepri diharapkan menjadi pusat koordinasi, edukasi, advokasi dan inkubasi inovasi pertanian yang mampu melahirkan berbagai solusi bagi peningkatan kesejahteraan petani di Kepri,” kata Nyanyang.
Menurutnya, tantangan sektor pertanian saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, dinamika geopolitik global, gangguan rantai pasok pangan, hingga meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Oleh karena itu, organisasi petani yang kuat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pangan yang tangguh. Selain itu, Nyanyang menyoroti karakteristik Kepri sebagai provinsi yang sekitar 98 persen wilayahnya berupa lautan.
Kondisi ini, tidak boleh dipandang sebagai keterbatasan, melainkan peluang menghadirkan berbagai inovasi pertanian, seperti urban farming, hidroponik, pertanian presisi, pemanfaatan pekarangan produktif, hingga integrasi sektor pertanian dengan perikanan dan pariwisata.

“Paradigma pembangunan pertanian saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga efisiensi sumber daya, keberlanjutan lingkungan, peningkatan nilai tambah, digitalisasi, dan penguatan daya saing produk lokal,” katanya.
Tidak lupa Nyanyang mengingatkan, sinergi antara pemerintah, HKTI, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, dan generasi muda menjadi kunci dalam mewujudkan sektor pertanian yang modern, adaptif dan bernilai ekonomi tinggi.
Ia juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 7,04 persen (year on year), menjadikan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Sumatera dan peringkat kelima secara nasional.
Menurutnya, capaian ini tidak hanya ditopang sektor industri dan perdagangan, tetapi juga memerlukan kontribusi sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan, pengendali inflasi, penyedia lapangan kerja, serta penggerak ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Nyanyang mengajak seluruh keluarga besar HKTI Kepri untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat regenerasi petani, mengembangkan kewirausahaan agribisnis, serta memperluas pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian.
Ia juga berharap dukungan Pemerintah Pusat terus mengalir bagi Kepulauan Riau melalui peningkatan program pembangunan pertanian, bantuan sarana dan prasarana, penguatan penyuluhan, pengembangan kawasan hortikultura, serta inovasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.
“Semoga sekretariat ini menjadi rumah besar bagi para petani, pusat lahirnya inovasi, sekaligus motor penggerak pembangunan pertanian Kepulauan Riau yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” kata Ketua DPD HKTI Kepri itu, mengakhiri. (*Adv)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id









