
ANAMBAS, KABARTERKINI.co.id – Pergantian kepemimpinan di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kepulauan Anambas Periode 2025-2030 mulai memasuki babak penting. Pendaftaran calon Ketua resmi dibuka yang dinilai menentukan arah perjalanan partai berlambang pohon beringin itu kedepan.
Panggung politik Partai Golkar Kepulauan Anambas kini kembali menjadi sorotan. Di tengah proses penjaringan kader, nama-nama terbaik partai dipersilakan tampil membawa gagasan, visi, serta keberanian membangun organisasi lebih kuat. Siapa pun yang nantinya terpilih, akan memikul tanggung jawab besar, menjaga soliditas kader, memperkuat mesin partai, sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Capaian politik Partai Golkar Kepulauan Anambas pada Pemilu 2024 menjadi modal penting. Partai ini berhasil menempati posisi tiga besar perolehan suara. Bahkan, capaian tersebut mengantarkan politikus senior Golkar, Rocky Hasudungan Sinaga, menduduki posisi Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Anambas.
Kekuatan Partai Golkar juga terlihat dalam Pilkada Kepulauan Anambas 2024. Partai ini menjadi salah satu partai pengusung pasangan Aneng–Raja Bayu yang akhirnya berhasil memenangkan kontestasi. Kemenangan tersebut mengantarkan Raja Bayu Febri Gunadian menduduki kursi Wakil Bupati Kepulauan Anambas.
Posisi Raja Bayu dalam pemerintahan daerah menjadi bagian dari perjalanan politik yang tidak dapat dilepaskan dari dinamika koalisi dan kekuatan partai-partai pengusung. Oleh karena itu, pergantian kepemimpinan Partai Golkar Kepulauan Anambas bukan sekadar agenda internal organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan politik, konsolidasi dan perjuangan pembangunan daerah.
Ketua DPD II Partai Golkar Kepulauan Anambas saat ini, Indra Syahputra menilai kepemimpinan baru akan menghadapi pekerjaan tidak ringan. Menurutnya, capaian kepengurusan sebelumnya harus menjadi pijakan untuk melakukan pembenahan sekaligus memperkuat kaderisasi.
“Ini adalah tugas yang berat. Apa yang sudah dicapai harus menjadi modal untuk kita terus melakukan pembenahan, konsolidasi dan penguatan kaderisasi,” ujar Indra Selasa 25 Agustus 2026.
Pendaftaran calon Ketua DPD II Partai Golkar Kepulauan Anambas akan dibuka pada Rabu 26 Agustus 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga 00.00 WIB, bertempat di Aula Siantan Nur.
Indra mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil rapat yang digelar pada Senin malam 24 Agustus 2026. Dalam rapat sekaligus ditetapkan susunan kepanitiaan pelaksanaan proses pendaftaran.
“Dari hasil rapat yang kita gelar malam kemarin, disepakati susunan kepanitiaan. Ketua SC Rocky Hasudungan Sinaga, Sekretaris Haris Febriadi. Ketua panitia pelaksana Riki dan sekretaris Darwis,” kata Indra.
Sebelumnya ia memimpin DPD II Partai Golkar Kepulauan Anambas Periode 2021–2025. Masa kepemimpinannya kemudian diperpanjang DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau hingga terpilihnya ketua baru.
Hingga saat ini, Indra mengaku belum mengetahui secara pasti siapa saja kader yang akan maju dalam perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kepulauan Anambas. Namun, ia memastikan pintu pendaftaran terbuka bagi kader yang memenuhi persyaratan.
“Untuk siapa yang akan maju, sampai saat ini saya belum tahu. Yang jelas, kita sudah mengumumkan adanya pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Anambas,” ujarnya.
Menurut Indra, Partai Golkar secara nasional telah menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk mempercepat konsolidasi dan koordinasi secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga desa. Langkah tersebut penting agar struktur organisasi semakin hidup dan mesin partai tetap bergerak.
Ia berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa Partai Golkar Kepulauan Anambas menjadi partai yang lebih solid, modern, terbuka, serta semakin dekat dengan masyarakat.
“Harapan saya, kepengurusan baru kelak dapat melesat dan lebih baik lagi dalam meraih simpati masyarakat. Kalau bisa menjadi partai pemenang Pemilu di Kepulauan Anambas, atau minimal mempertahankan posisi yang telah ada,” tegasnya.
Bahkan, Indra melihat peluang Partai Golkar untuk menambah perolehan kursi DPRD Kepulauan Anambas masih terbuka lebar. Ia menargetkan tiga kursi dengan masing-masing satu kursi dari tiga daerah pemilihan Kepulauan Anambas.
“Kalau bisa kepengurusan baru kelak dapat meraih tiga kursi dengan menempatkan masing-masing satu kursi di tiga daerah pemilihan yang ada di Kepulauan Anambas. Karena potensi itu besar dan nyata,” katanya.
Kini, pertarungan sesungguhnya bukan hanya tentang siapa yang akan duduk di kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kepulauan Anambas. Lebih jauh, ini tentang siapa yang mampu membawa partai melangkah lebih jauh, menjaga kekuatan politik yang telah terbentuk, dan menjadikannya semakin dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.
Dengan pengalaman Pemilu 2024, kemenangan pasangan Aneng–Raja Bayu pada Pilkada 2024, serta kekuatan kader yang masih terjaga, Partai Golkar Kepulauan Anambas memiliki modal politik yang cukup untuk menatap masa depan.
Namun, modal saja tidak cukup. Kepemimpinan baru akan diuji oleh kemampuan merawat kader, membaca perubahan politik, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengubah setiap peluang menjadi kekuatan nyata.
Kini pintu pendaftaran telah dibuka. Panggung telah disiapkan. Para kader terbaik dipersilakan maju. Dan dari momentum ini, masa depan Partai Golkar Kepulauan Anambas untuk lima tahun ke depan akan mulai ditentukan. Sementara dalam perebutan kursi Ketua Partai Golkar Kepulauan Anambas, nama Raja Bayu jadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. (*Yady)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id










