ISAST 2026 Yogyakarta, Dihadiri Pakar Roket, Satelit dan Drone dari Berbagai Negara

0
145
GAMBAR di desain ChatGPT

YOGYAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa akan menggelar The 12th International Seminar on Aerospace Science and Technology (ISAST) 2026.

Rencananya seminar digelar di Yogyakarta, Jawa Tengah, dari 6 Oktober hingga 8 Oktober 2026. Selain BRIN, ISAST 2026 di dukung Universitas Gadjah Mada, i-CATS University College (Malaysia), Vietnam National University serta The Alana Hotel & Conference Center Malioboro.

Seminar bertema “Aerospace for Humanity” ini, para pakar atau peneliti bidang roket, satelit, pesawat tanpa awak (drone) dan astrofisika dari berbagai negara akan hadir.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Prof. Dr. Robertus Heru Triharjanto mengatakan penyelenggaraan ISAST tahun ini merupakan momentum penting dalam pertukaran keilmuan dirgantara.

Seminar dirancang secara tatap muka dan daring ini, sebagai forum yang mempertemukan para pakar industri dan peneliti dari berbagai kampus dan lembaga penelitian dunia.

“Dalam seminar para pakar industri dan peneliti bakal bertukar wawasan seputar observasi bumi, eksplorasi antariksa, serta teknologi kedirgantaraan berkelanjutan,” kata Robertus dikutip dari keterangan tertulis, Senin 5 Oktober 2026.

BACA JUGA :  Lagi, KRI Tjiptadi-381 Ringkus Satu KIA Vietnam Illegal Fishing

Sementara, sambungnya, ISAST 2026 menerima 138 abstrak dari 14 negara serta 91 makalah lengkap. Sebanyak 88 makalah terpilih dipresentasikan dalam tujuh ruang sidang paralel.

Mulai dari roket dan propulsi, teknologi UAV/drone, rekayasa satelit dan penginderaan jauh, cuaca antariksa, astrofisika, sains dirgantara dasar serta kebijakan dan ekonomi antariksa.

Kompetisi Mahasiswa Lima Benua

Melalui ISAST 2026, Aerospace Innovation Challenge, kompetisi gratis bertema “Next-Gen Skies: Future Breakthroughs in Aerospace, Drone, and Space Technologies”, panitia menerima 166 karya mahasiswa dari 26 negara dari lima benua. Pemenangnya diumumkan pada penutupan seminar, yakni Rabu 7 Oktober 2026.

Seminar Asisten AI

Seluruh layanan peserta berjalan melalui portal www.isast.space. mulai dari pendaftaran, pembayaran, unggah materi presentasi, jadwal hingga pemesanan ekskursi.

Portal ini dilengkapi asisten AI, “Mr. Peo”, yang menjawab pertanyaan peserta kapan saja, serta Collab Corner, ruang bagi peserta saling menemukan mitra riset dan kolaborasi lintas negara.

BACA JUGA :  Instruksi Prabowo, Ahmad Muzani: Fraksi Gerindra Harus Bantu Korban Banjir Kalteng

Upacara Pembukaan ISAST 2026

Upacara pembukaan ISAST 2026 akan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB, Rabu 7 Oktober 2026. Direncanakan diisi sambutan Kepala BRIN serta perwakilan UGM dan i-CATS.

Sesi pleno menghadirkan Dr.-Ing. Javensius Sembiring, Prof. Dr. Mohd Yazid (Universiti Teknologi Malaysia), Prof. Dr. Shuhaimi bin Mansor dan Prof. Dr. Ahmad Zulfaa bin Mohamed Kassim.

“Banyak orang Indonesia senang mengikuti seminar roket, drone dan antariksa. Kami ingin publik tahu, riset di bidang ini juga dikerjakan peneliti dan mahasiswa Indonesia bersama rekan dari banyak negara,” kata Ketua Panitia ISAST 2026, Soleh Fajar Junjunan.

“ISAST pertama kali digelar LAPAN pada 2013, kini dilanjutkan BRIN. Penyelenggaraan tahun ini didukung PT DAHANA, PT GMF AeroAsia, PT Nusantara Secom InfoTech, Anton Paar (PT Elementa Laboratoria Indonesia), TRUF dan AERING,” kata Soleh lagi, mengakhiri. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini