Aspirasi Warga Bengkong, Batam, Amsakar: Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian

0
44
SAMBUTAN Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat silaturahmi bersama RT, RW, LPM se-Kecamatan Bengkong di Golden Prawn

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri acara silaturahmi bersama ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong. Silahrurahmi berlangsung di Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Selasa malam 6 Oktober 2026.

Dalam silahturahmi menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, membahas sejumlah persoalan. Berbagai aspirasi disampaikan dalam pertemuan, mulai dari persoalan banjir, infrastruktur jalan dan jembatan, pengangkutan sampah, air bersih hingga lahan.

Amsakar mengatakan, setiap persoalan masyarakat harus dilihat secara menyeluruh agar penanganannya tidak dilakukan secara parsial. Sedangkan pemerintah harus berpikir komprehensif, dari hulu sampai hilir untuk menyelesaikan persoalan.

Terkait banjir, ia menyebut Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyiapkan sejumlah opsi penanganan, termasuk di kawasan Bengkong Swadebi. Salah satu upaya disiapkan adalah pembangunan rumah pompa dan kolam retensi untuk mengendalikan genangan air.

Menurut Amsakar, persoalan banjir di Batam saat ini tersebar di sekitar 167 titik. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan perencanaan menyeluruh dan tidak hanya dilakukan saat banjir terjadi.

Selain banjir, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur, di antaranya pembangunan jembatan dan pelebaran jalan di depan Kantor Camat Bengkong. Amsakar menyampaikan, pembangunan itu telah masuk dalam rencana Pemko Batam pada 2027.

BACA JUGA :  Bupati Buka Pertemuan Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Asahan

“Pembangunan infrastruktur harus berdasarkan kebutuhan masyarakat dan perencanaan terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” katanya.

Pengangkutan Sampah

Persoalan pengangkutan sampah juga menjadi perhatian masyarakat Bengkong. Amsakar mengatakan, Pemko Batam telah menganggarkan pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga atau perusahaan swasta.

Menurutnya, skema tersebut akan segera ditenderkan pada 2026. Pada tahap awal, pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga akan diterapkan di tiga kecamatan, yakni Sagulung, Batu Aji dan Sekupang.

Dengan skema itu, armada pengangkutan sampah yang sebelumnya beroperasi di tiga kecamatan nantinya dapat dimobilisasi memperkuat pelayanan di enam kecamatan lainnya.

Selanjutnya, pada 2027, Pemko Batam telah menganggarkan skema serupa untuk tiga kecamatan lain, yakni Batu Ampar, Bengkong, dan Lubuk Baja.

Melalui penataan tersebut, pemerintah menargetkan pengangkutan sampah dapat berlangsung lebih cepat dan teratur. Jadwal pengangkutan juga akan dibuat lebih jelas sehingga masyarakat mengetahui waktu pelayanan di lingkungannya.

Air Bersih Jadi Perhatian

Persoalan air bersih menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian serius dalam pertemuan. Amsakar menegaskan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar harus ditangani secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Tegas, Gubernur Kepri Ingatkan Agar Moratorium DOB Tidak Mengancam Kedaulatan Negara

“Ini adalah soal yang sangat serius dan betul-betul menjadi atensi saya,” kata Amsakar sambil menambahkan, Pemko Batam telah melakukan sejumlah langkah, termasuk peninjauan langsung ke lapangan.

Ia pun sempat turun mengecek kondisi Waduk Nongsa sekaligus menemui masyarakat terdampak persoalan pasokan air bersih. Pemko Batam juga mengerahkan mobil tangki air secara terjadwal untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kendala pasokan.

Distribusi air dilakukan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan. Langkah lain dilakukan melalui pengalihan suplai air. Tim teknis menyambungkan pipa koneksi dan mendorong debit air dari Waduk Duriangkang dengan menggunakan pompa penguat atau booster.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pasokan air ke wilayah yang mengalami kendala. Sementara persoalan lahan, Amsakar menyebut pemerintah akan tangani secara bertahap. Ia menegaskan, Pemko Batam bersama Wakil Wali Kota Batam berkomitmen mengurai berbagai persoalan dihadapi masyarakat.

“Dengan silaturahmi ini akan menjadi bahan bagi kami dalam menyusun program dan kebijakan pembangunan di Kecamatan Bengkong kedepan,” kata Amsakar mengakhiri. (*Adv)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini