
NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan utang Pemerintah Kabupaten Natuna pada 2024 dan 2025 telah dibayar lunas. Hal itu disampaikan Cen saat konferensi pers di Lantai II Kantor Bupati Natuna, Kamis 29 Oktober 2026.
Menurutnya, Pemkab Natuna memiliki utang sebesar Rp187 miliar pada 2024 dan pada 2025 sebesar Rp32 miliar. Totalnya menjadi sekitar Rp219 miliar.
“Tahun kemarin sudah kita bayar utang 2024 sebesar Rp150 miliar, dan sisa Rp37 miliar dan utang 2025 Rp32 miliar kita lunas kan tahun ini,” kata Cen tampak didampingi Ketua DPRD Natuna Rusdi.

Ia mengakui penyelesaian utang tersebut bukan perkara mudah, mengingat kondisi fiskal Natuna yang masih tertekan dan sangat bergantung pada transfer pemerintah pusat.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Cen mengatakan Pemkab Natuna berupaya menuntaskan kewajiban yang menjadi hak para kontraktor.
Menurut dia, dana yang tertahan di pemerintah daerah merupakan bagian penting dari hak kontraktor yang juga dibutuhkan untuk membiayai operasional usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Cen pun menyampaikan apresiasi kepada para kontraktor yang dinilainya telah bersabar menunggu pembayaran hingga pemerintah daerah mampu menyelesaikan kewajiban tersebut.
“Sekali lagi terima kasih kepada teman-teman kontraktor yang mempunyai kesabaran menunggu Pemda bisa menyelesaikan utang-utang kami ini,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Natuna yang berulang kali mengingatkan pemerintah daerah agar memprioritaskan pembayaran utang dalam setiap rapat paripurna.
“Kepada Pak Dewan, Pak Ketua yang setiap paripurna selalu mengingatkan, menyinggung prioritaskan utang dan Alhamdulillah kita bisa menyelesaikannya,” katanya.

Cen mengatakan, keberhasilan melunasi utang tersebut menjadi capaian penting bagi Natuna di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Ia menyadari bahwa pelunasan utang mungkin menjadi hal biasa bagi sejumlah daerah. Namun, bagi Natuna, penyelesaian kewajiban bernilai ratusan miliar rupiah membutuhkan upaya ekstra karena ruang fiskal yang terbatas.
“Saya berharap pelaksanaan pekerjaan pemerintah daerah dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan agar kewajiban pembayaran tidak kembali menumpuk,” kata Cen mengakhiri. (*Adv)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id









