
ANAMBAS, KABARTERKINI.co.id – Bersama SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Medco E&P Natuna Ltd, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar edukasi Keselamatan Laut dan Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem. Edukasi berlangsung di SMP Negeri 1 Siantan, Kamis 5 November 2026.
Tampak dalam edukasi, 30 pelajar serta 4 guru pendamping. Sementara edukasi ini sangat penting, mengingat di tengah hamparan laut menjadi penghubung kehidupan masyarakat Kepulauan Anambas, ancaman cuaca ekstrem bisa berubah menjadi bahaya mengintai kapan saja.
Perjalanan menuju sekolah, pasar, hingga bersilaturahmi antarpulau sangat bergantung pada kondisi perairan. Keselamatan di laut pun bukan sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendasar harus ditanamkan sejak dini.
Menyadari pentingnya hal tersebut, para pelajar dan pendidik SMPN 1 Siantan harus dibekali ilmu pengetahuan cara membaca informasi cuaca, mengenali perubahan kondisi perairan, hingga memahami langkah persiapan sebelum melakukan aktivitas di laut.
Tidak hanya memberikan pengetahuan, Medco E&P Natuna juga menyerahkan 35 rompi pelampung kepada pelajar dan guru. Bantuan tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan laut.
Kepala BPBD Kepulauan Anambas Rovaniyadi mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan industri migas dalam membangun budaya sadar bencana dan keselamatan.
“Edukasi sejak usia sekolah membentuk kebiasaan mengenali risiko dan menerapkan langkah keselamatan dalam keseharian. Kami berharap pengetahuan ini juga dibagikan para pelajar kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” kata Rova.

Kepala SMPN 1 Siantan Safarudin Satar menilai edukasi ini sangat penting bagi generasi muda Kepulauan Anambas yang tumbuh di wilayah dengan aktivitas kehidupan yang tidak terlepas dari laut.
“Pengetahuan seperti ini langsung menyentuh keseharian para pelajar. Kami berharap ini bukan sekadar materi, tapi menjadi kebiasaan yang mereka bawa sampai dewasa,” kata Safar.
Senior Manager Communication Medco E&P Natuna Leony Lervyn menegaskan bahwa membangun kesadaran keselamatan sejak usia sekolah merupakan langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi risiko di lingkungan sekitarnya.
“Kami ingin para pelajar terbiasa memantau cuaca, menyiapkan diri sebelum ke laut, dan tahu harus berbuat apa saat cuaca berubah. Kebiasaan sederhana seperti ini yang menyelamatkan nyawa,” ungkap Leony.
Melalui kolaborasi tersebut, SKK Migas dan Medco E&P berharap edukasi keselamatan tidak berhenti di ruang kelas. Lebih dari itu, pengetahuan yang diperoleh para siswa diharapkan menjadi budaya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga generasi muda Kepulauan Anambas semakin tangguh, waspada, dan mampu mengutamakan keselamatan di tengah tantangan alam perbatasan. (*Yady)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id











