Belajar Daring, Kepala TPQ Al-Anshar: Tidak Dijaga Dapat Merusak Akhlak Anak

0
298
ANAK-anak mengaji di Masjid Babussalam sebelum pandemi Covid-19

NATUNA, KABARTERKINI.co id – Kepala Taman Pendidikan Qura’an (TPQ) Al-Anshar Ustadz Herman menilai belajar daring atau online dapat merusak akhlak anak. Jika tidak di kontrol ketat orang tua. Karena berbagai media sosial, anak-anak semula tidak sengaja terlihat video atau gambar khusus orang dewasa.

“Jelas tidak bisa di elak, media sosial banyak menyuguhkan video atau gambar tidak layak anak tonton,” kata Herman pada KABARTERKINI.co.id disalah satu kedai kopi di Kota Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna, Kamis pagi 19 Agustus 2021. “Jadi sangat riskan belajar daring, bagi perkembangan bagi generasi penerus bangsa.”

Namun, ia tidak bisa menyalahkan pemerintah menerapkan belajar daring ini, mengingat di masa pandemi Covid-19. Sehingga anak-anak tidak bisa belajar tatap muka, demi menjaga kesehatannya.

“Terus terang, saya pun sementara ini mengajar anak-anak mengaji sistem daring, yakni pakai WhatsApp grup,” ungkap wartawan senior itu. “Lebih kurang 46 anak, saya ajar mengaji.”

Sebelumnya, saat pandemi Covid-19, Herman mengajar anak-anak mengaji di Masjid Babussalam, Bandarsyah. Pengajian dimulai setelah sholat Isya.

“Dalam mengajar, saya tidak kenakan pembayaran,” ujarnya. “Tapi ada orang tua bayar seikhlasnya, tetap saya terima, sebab rezeki tidak boleh ditolak.” (*zaki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here