Data Center World Asia 2026, Midea Luncurkan Teknologi Pendingin Generasi Terbaru

0
84
Midea AIDC solution (foto PRNewswire)

SINGAPURA, KABARTERKINI.co.id – Midea Building Technologies meluncurkan teknologi pendingin generasi terbaru pusat data AI (AIDC) di Asia Pasifik. Peluncuran berlangsung dalam pameran Asia Data Centre World 2026 di Marina Bay Sands, Singapura kemarin.

Dalam pameran, dikutip PRNewswire, Midea menampilkan arsitektur power-cooling hyperconvergence serta solusi pendinginan full-stack AIDC. Yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari komputasi berdensitas tinggi, liquid cooling hingga pengoperasian di iklim tropis dan penerapan rendah karbon.

Antusiasme pengunjung terlihat, dengan ramainya diskusi mengenai peningkatan infrastruktur AI, optimalisasi efisiensi energi pusat data, dan perkembangan teknologi liquid cooling yang melibatkan pelanggan industri, mitra serta pakar teknis.

Arsitektur Power-Cooling Hyperconvergence, Terobosan Pertama di Industri

Sementara Midea memperkenalkan arsitektur power-cooling hyperconvergence sebagai inovasi pertama di industri. Arsitektur ini mengintegrasikan sistem kelistrikan, penyimpanan energi, sumber pendinginan berbasis magnetic bearing, serta CDU liquid cooling dalam satu infrastruktur.

Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan listrik, penyimpanan energi, sistem pendinginan hingga distribusi liquid cooling diintegrasikan sejak tahap awal pembangunan pusat data.

Midea juga meluncurkan white paper yang menguraikan penerapan arsitektur tersebut dalam perencanaan, pembangunan hingga pengoperasian pusat data AI.

Publikasi ini tidak hanya merangkum teknologi Midea, namun juga mencerminkan pemahaman terhadap perkembangan infrastruktur pusat data global. Selain itu, white paper menyediakan referensi teknis terukur dan dapat direplikasi menjawab tantangan integrasi sistem kelistrikan dan termal.

Pendekatan berbasis sistem ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kepadatan daya pada rak pusat data. Dengan mengoptimalkan kesesuaian antara pasokan listrik dan sistem pendinginan, teknologi tersebut turut meningkatkan efisiensi operasional.

BACA JUGA :  APBD Perubahan 2025, Fraksi Nasdem Harap Bupati Natuna Bayar Hutang 2024

Pengoperasian sumber pendinginan berbasis magnetic bearing, free cooling dan terminal liquid cooling secara terkoordinasi juga mengurangi ketergantungan pada sistem pendinginan mekanis. Sehingga mendukung peningkatan kinerja PUE sekaligus pengoperasian rendah karbon.

Pendinginan Full-Stack, Inovasi Revolusioner

Midea juga menghadirkan pendinginan full-stack yang menangani kebutuhan pembuangan panas pusat data AI secara menyeluruh, dari sumber pendinginan hingga terminal. Solusi ini mengintegrasikan sumber pendinginan, distribusi pendinginan, dan pembuangan panas pada terminal.

Agar pengendalian suhu tetap efisien, termasuk dalam kondisi iklim yang kompleks dan ketika sumber daya terbatas. Tiga produk unggulan menjadi fondasi utama penerapannya.

Magnetic CDU

Produk ini memadukan sumber pendinginan berbasis magnetic bearing dengan unit distribusi, serta menggantikan model terpisah “chiller + passive CDU”.

Teknologi tersebut dapat memangkas kebutuhan ruang peralatan hingga 70 persen, mempercepat proses implementasi, dan mendukung PUE di bawah 1,2 dalam kondisi operasional yang sesuai.

Air-Cooled Magnetic Centrifugal Chiller

Dirancang untuk wilayah bersuhu panas dan keterbatasan sumber daya air, chiller ini mengurangi ketergantungan pada air sebagai alat pendingin sekaligus menghasilkan COP hingga 5,4. Teknologi tersebut menawarkan sumber pendinginan yang efisien dan fleksibel bagi pusat data.

Industrial-Grade CDU

Dengan kapasitas pendinginan 2,6 MW pada perbedaan suhu 3K serta dukungan ketersediaan tinggi, produk ini menjaga distribusi liquid cooling tetap stabil pada klaster AI berskala besar dan rak dengan kepadatan tinggi.

BACA JUGA :  PBB Daftarkan Bacaleg ke KPU Karimun

MBT × Keppel, Membangun Pusat Data Hijau di Masa Depan

Di pameran Data Center World Asia 2026, Midea turut menyoroti kolaborasi strategis dengan Keppel dalam pengembangan infrastruktur pusat data hijau, mulai dari desain, pengiriman, hingga pengoperasian.

Gui’an Midea Cloud Data Center di Tiongkok menjadi salah satu contoh kolaborasi tersebut. Pusat data ini menggabungkan perangkat keras Midea dengan platform digital Keppel untuk menghasilkan hingga 7.654 jam free cooling per tahun serta mempertahankan PUE di bawah 1,2.

Pendekatan tersebut menjadi model yang dapat direplikasi untuk pengembangan pusat data hijau di pasar infrastruktur AI Asia Pasifik yang berkembang pesat. Melalui solusi pendinginan AIDC full-stack, arsitektur power-cooling hyperconvergence, inovasi berbasis magnetic, serta kolaborasi dengan Keppel, MBT terus memperkuat kehadirannya di pasar Asia Pasifik.

Midea didukung pabrik Lighthouse Factory pertama di dunia yang sepenuhnya ditenagai AI, 193 lokasi layanan lokal di 29 negara, dan pusat suku cadang di 34 negara. Dengan jaringan tersebut, MBT siap memberikan dukungan yang responsif, serta ikut menghadirkan pusat data generasi baru yang lebih efisien dan tangguh di kawasan Asia Pasifik. (*Red)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini