Dugaan Ada Oknum Calo Penerimaan Polri, Tokoh Pemuda Lingga Ini Minta Polres Usut Tuntas

0
111
TOKOH Pemuda Lingga Yusri Mandala

LINGGA, KABARTERKINI.co id – Tokoh Pemuda Lingga Yusri Mandala meminta Polres Lingga mengusut tuntas dugaan praktik percaloan dalam proses rekrutmen anggota Polri di wilayahnya. Mengingat keberadaan calo bukan saja merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai prinsip transparansi serta merusak citra institusi Kepolisian.

“Kami mendapat informasi sudah ada laporan masuk ke Polres terkait dugaan calo rekrutmen Polri. Oleh karena itu, kami meminta Kepolisian mengusut tuntas kasus ini serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” kata Yusri pada sejumlah awak media, Jumat 2 Januari 2026.

Penerimaan anggota Polri, setahunya tidak dipungut biaya dan diselenggarakan secara terbuka dan akuntabel. Praktik oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, bukan hanya menipu, tetapi juga memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat.

“Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang hanya karena ulah pihak-pihak yang mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat Kepolisian untuk meraup keuntungan pribadi,” kata Baba -biasa disapa.

Apabila aparat penegak hukum tidak mengambil langkah tegas, pihaknya siap membawa persoalan ini ke tingkat pusat, dengan menyurati Komisi III DPR RI, Mabes Polri dan Kompolnas. Agar kedepan tidak ingin ada lagi masyarakat yang menjadi korban percaloan.

“Saya berpesan pada seluruh elemen masyarakat Lingga agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Sebab jalur resmi rekrutmen Polri telah diatur dan dapat diakses secara terbuka,” kata Baba mengakhiri.

Kapolres Lingga AKBP Dr. P. M. Nababan, berita sebelumnya, membenarkan adanya laporan terkait hal itu. Dari sudut pandang hukum dan institusional, dugaan praktik percaloan dinilai tetap berpotensi mencoreng citra Polri.

“Penyelesaian perkara masih dalam tahapan penyelidikan maupun penyidikan. Kasus ini masuk dalam dugaan tindak pidana biasa, sehingga dapat diproses hukum tanpa bergantung laporan lanjutan dari pelapor,” kata Nababan pada sejumlah awak media, Rabu 31 Desember 2025.

“Kita akan terus menelusuri atau mendalami setiap informasi terkait dugaan praktik percaloan dengan mencatut institusi Polri, Selain itu, saya mengimbau pada seluruh elemen masyarakat, agar tidak mudah percaya pada pihak menjanjikan kelulusan dalam proses rekrutmen Polri dengan imbalan tertentu, karena penerimaan dilaksanakan secara transparan, objektif dan tanpa pungutan biaya,” katanya lagi mengakhiri. (*tim)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini