Dukung TNI/Polri Jaga Laut Natuna Utara, Jika China – Amerika Perang Terbuka di Laut China Selatan

0
1904
LAUT Natuna Utara (foto istimewa)

Catatan: Andi Surya

SENGKETA di Laut China Selatan, antara China – Amerika kembali memanas. Jika terjadi peningkatan konflik sampai mengarah kepada perang terbuka, risiko besar akan terdampak ke wilayah lain. Indonesia, salah satu negara berpotensi mengalami langsung.

“Ada potensi terjadi kerusakan dan kehancuran di wilayah Natuna, akibat salah sasaran (tembak) dari negara terlibat perang,” kata Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia dalam diskusi DPP GMNI tentang ‘Bung Karno dan Geopolitik Asia Pasifik: Menakar Dinamika Laut Cina Selatan’ di Jakarta, dilansir dari iNews.id, Jumat malam 26 Juni 2020.

Dengan statmen perwira tinggi TNI Angkatan Laut bintang tiga emas itu, masyarakat Natuna harus membuat pergerakan, meminta Pemerintah RI, dibawah kepimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkuat peran TNI/Polri, khusus satuan lautnya, agar terus menerus menjaga keamanan Laut Natuna Utara yang perbatasan langsung Laut China Selatan.

Sebab dengan hadirnya armada tempur dan keamanan laut TNI/Polri di Laut Natuna Utara, bisa sebagai benteng pertahanan, meminalisir salah sasaran tembak dari senjata negara bertikai di Laut China Selatan. Kalau tidak segera diperkuat, bukan hanya masyarakat terancam jiwa, Indonesia akan mengalami kerugian besar.

Mengingat Laut Natuna Utara, kaya sumber daya perikanan, minyak dan gas bumi. Puluhan tahun telah memberikan sumbangan ke kas negara ribuan triliun rupiah. Seandai tidak berproduksi sumber daya alam itu, akibat perang terbuka China – Amerika di Laut China Selatan, kerugian di alami Indonesia tidak hanya satu atau dua hari, melainkan selamanya.

Jadi Pemerintah RI harus segera ambil sikap. Tunjukan pada dunia, Indonesia negara berdaulat. Tidak boleh satu pun, negara di dunia mengganggu kedaulatannya. Lalu, pemerintah pusat secepatnya mendrop bahan pangan ke kabupaten perbatasan ini, antisipasi kelangkaan jika benar akan terjadi perang terbuka antara China – Amerika di Laut China Selatan. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here