Gubernur Ajak Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan di Kepri

0
667
GUBERNUR Kepri Ansar Ahmad

TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengajak seluruh elemen masyarakat agar memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Ajakan ini pernah disampaikannya dalam acara Opening Ceremony Financial Expo di One Batam Mall, kemarin.

“Saya sangat mengapresiasi atas eksistensi OJK Provinsi Kepri yang telah berperan besar dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, serta mendorong pengembangan sektor keuangan secara menyeluruh,” kata Ansar melalui keterangan tertulis, Rabu 15 Oktober 2025.

“OJK memiliki peran yang sangat krusial untuk mencapai target indeks inklusi keuangan nasional sebesar 93 persen pada 2029, sebagaimana RPJMN, dan 98 persen pada 2045 sesuai RPJPN,” katanya lagi.

Kebijakan strategis OJK selama ini, menurut Ansar, telah memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas sistem perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah. Hal ini turut mendukung capaian pertumbuhan ekonomi Kepri yang terus menguat.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri secara year on year pada triwulan II tahun 2025 mencapai 7,14 persen, meningkat 2,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 4,90 persen. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi se-Sumatera dan peringkat ketiga nasional setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Ansar menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara OJK, pemerintah daerah, dan sektor swasta sebagai kunci keberhasilan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemprov Kepri terus membuka ruang kerja sama dengan OJK untuk memperluas akses layanan keuangan lintas sektor, meliputi koperasi dan UMKM, perindustrian dan perdagangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pertanian, kelautan, dan perikanan.

Untuk mendukung inklusi keuangan secara berkelanjutan, Pemprov Kepri juga menghadirkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya:

1. Penyaluran modal usaha dengan subsidi bunga/margin 0 persen.

2. Pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih.

3. Perlindungan nelayan dan petani melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

4. Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

5. Program kemandirian pesantren melalui HEBITREN sejak 2021.

6. Penguatan koperasi dan transformasi koperasi konvensional.

7. Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang dikemas dalam bentuk Financial Run dan Financial Expo. Semoga kegiatan itu menjadi instrumen penting dalam memperluas kemudahan akses layanan keuangan. Semakin banyak masyarakat yang menjadi pengguna layanan keuangan, maka semakin cepat pula target indeks literasi dan inklusi keuangan dapat kita capai,” kata Ansar mengakhiri. (*adv)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini