Gubernur Kepri Pimpin Apel Peringatan Bulan K3 Nasional ke-56 di Batam

0
124
GUBERNUR Kepri Ansar Ahmad saat memimpin apel Bulan K3 Nasional

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional ke-56 di Lapangan Community Center, Kawasan BIP Muka Kuning, Batam, Kamis 5 Februari 2026. Peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif.”

Dalam apel, Ansar membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan fondasi penting dalam melindungi tenaga kerja Indonesia serta membangun dunia kerja aman, sehat, produktif dan bermartabat.

“Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah pekerja mencapai 146,54 juta orang. Di balik angka tersebut terdapat puluhan ribu unit usaha dan jutaan aktivitas kerja dengan tingkat risiko beragam,” katanya.

Sementara, sambung Ansar, risiko kerja tersebar di berbagai sektor, mulai dari industri, konstruksi, pertambangan, transportasi, perkebunan hingga sektor jasa dan ekonomi digital. Oleh karena itu, pengelolaan K3 memiliki dampak langsung terhadap perlindungan tenaga kerja, peningkatan moral dan kepercayaan pekerja, produktivitas perusahaan hingga daya saing nasional.

Namun demikian, pemerintah juga menyoroti tantangan serius yang masih dihadapi dalam penerapan K3. Mengingat berdasarkan data nasional pada 2024, sebanyak 319.224 kasus kecelakaan kerja. Sedangkan dalam beberapa bulan terakhir, kecelakaan kerja bahkan masih diwarnai dengan korban meninggal dunia atau fatality accident.

“Setiap angka kecelakaan kerja bukan sekadar statistik. Di baliknya ada pekerja yang kehilangan kemampuan kerja dan kehilangan nyawa. Keluarga korban kehilangan sumber penghidupan, serta perusahaan terganggu produktivitasnya,” kata Ansar.

Jadi, menurut politisi Partai Golkar itu, kecelakaan kerja merupakan alarm keras bahwa masih terdapat celah dalam sistem K3, baik di tingkat korporasi maupun nasional. Kecelakaan tidak hanya disebabkan kegagalan teknis, tetapi juga kegagalan sistem, seperti proses kerja tidak aman, peralatan tidak layak, pengawasan belum optimal serta budaya K3 yang belum sepenuhnya terinternalisasi.

Menjawab tantangan tersebut, sepanjang 2025, Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan berbagai langkah penguatan sistem K3 nasional. Mulai dari penyempurnaan regulasi dan standar K3 agar lebih adaptif terhadap perubahan dunia kerja, peningkatan pelatihan dan sertifikasi SDM K3, hingga pembudayaan K3 bagi serikat pekerja, serikat buruh dan manajemen perusahaan.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan transformasi layanan K3 berbasis digital, termasuk penyederhanaan proses sertifikasi dan penyempurnaan aplikasi Teman K3, guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja lebih tepat sasaran.

Lalu, kolaborasi lintas sektor dengan BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, asosiasi profesi, perguruan tinggi, serta pemerintah daerah terus diperkuat agar K3 benar-benar hadir di tempat kerja, tidak hanya dalam bentuk regulasi. Dalam amanat Menteri juga disampaikan bahwa pada 2026 merupakan fase strategis pembangunan nasional.

Yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas kerja dan daya saing nasional secara berkelanjutan. Transformasi ekonomi, digitalisasi industri, transisi energi, serta dinamika global akan membawa perubahan signifikan terhadap dunia kerja, sehingga penguatan K3 menjadi semakin relevan dan mendesak.

Di akhir apel, Ansar dan wakilnya, Nyanyang Haris Pratamura memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan dengan berbagai kategori dalam penerapan K3. Hadir mendampinginya dalam apel, antara lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kepri Diky Wijaya. (*adv)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini