Hadiri Kriyanusa 2026, Hafizha Ajak Pengrajin Bintan Kembangkan Kriya Lokal

0
177
KETUA Dekranasda Bintan Hafizha Rahmadhani menghadiri Kriyanusa 2026

BINTAN, KABARTERKINI.co.id — Ketua Dekranasda Bintan Hafizha Rahmadhani menghadiri Kriyanusa 2026. Acara berlangsung di Jakarta Internasional Convention Center (JICC), Sabtu 26 September 2026.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, berlangsung dari 26 September hingga 30 September 2026. Pameran ini menghadirkan 410 booth dengan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Kementerian, Lembaga Negara, Dekranas, Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota, hingga pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Sementara kriya merupakan cabang seni rupa yang menghasilkan karya kerajinan tangan dengan keterampilan, ketelitian dan nilai estetik tinggi. Sehingga nilainya cukup tinggi di pangsa pasar nasional hingga mancanegara.

Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming Raka saat membuka acara mengatakan Kriyanusa 2026 memiliki arti khusus setelah pameran serupa tidak digelar pada 2025. Jeda tersebut memberi waktu lebih panjang bagi perajin dan pelaku usaha menyiapkan karya terbaiknya.

Menurut Selvi, Kriyanusa menjadi ruang memperkenalkan keragaman kriya Nusantara sekaligus mempertemukan tradisi, inovasi dan pasar. Pameran tahun ini juga diramaikan fashion show, parade wastra, talkshow, workshop, kuliner Nusantara hingga pengalaman digital.

BACA JUGA :  Hari Juang TNI AD, Dandim Perbatasan Gelar Tanding Domino

“Tempat pameran ini harus menjadi ruang temu yang nyata antara tradisi luhur, inovasi kekinian, dan akses pasar lebih luas,” kata Selvi sambil menekankan, pelestarian kriya harus berjalan bersama inovasi dan transformasi digital agar mampu mengikuti perkembangan zaman.

Sementara itu, Hafizha Rahmadhani mengatakan Kriyanusa 2026 menjadi kesempatan bagi Dekranasda Bintan untuk melihat langsung perkembangan kriya dari berbagai daerah sekaligus mengambil inspirasi bagi pengembangan produk lokal.

“Kita ingin memperluas wawasan sekaligus memperkuat upaya pengembangan kriya lokal agar semakin kreatif dan berdaya saing,” kata Hafizha.

Pengembangan kriya Bintan, sambungnya, harus tetap berpijak pada kekhasan dan identitas daerah, namun terbuka terhadap inovasi serta kebutuhan pasar. Dengan begitu, produk kerajinan tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk berdaya saing.

“Yang kita harapkan, tradisi dan identitas lokal tetap terjaga, tetapi produk kerajinan juga terus berkembang mengikuti kreativitas, inovasi dan kebutuhan pasar. Potensi perajin Bintan harus terus kita dorong agar semakin dikenal,” kata istri Bupati Bintan Roby Kurniawan itu.

BACA JUGA :  Cuaca Ekstrem, Kapolsek Serasan Imbau Masyarakat Agar Waspada

Kriyanusa 2026 menampilkan beragam karya berbasis kearifan lokal, mulai dari kayu, batik dan tenun, logam, kulit, anyaman, kertas, material daur ulang, keramik hingga tanah liat.

Bagi Dekranasda Bintan, keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan kriya daerah. Produk kerajinan Bintan diharapkan semakin berkembang dengan tetap mempertahankan identitas lokal, sekaligus mampu beradaptasi dengan kreativitas, teknologi dan kebutuhan pasar.

Dalam Kriyanusa 2026, Hafizha pun tampak mengenakan batik asli Bintan yang dirancang dengan style kekinian. Dipadu dengan tas anyaman bambu hasil perajin Bintan, ia ingin memperkenalkan produk UMKM Bintan yang ternyata tak kalah menarik dengan perkembangan fashion modern. (*Juwono)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini