
BINTAN, KABARTERKINI.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Bintan Hafizha Rahmadhani mengingatkan, seiring perkembangan zaman dan tren kuliner, keterampilan membuat pastry tidak hanya sekedar menjadi hobi belaka, melainkan peluang usaha yang cukup menjanjikan.
“Jadi kesempatan atau peluang ini harus ditangkap dengan cermat oleh pelaku usaha mikro yang berorientasi pada kuliner khususnya kue kering,” kata Hafizha sebelum membuka kegiatan Pelatihan Keterampilan Teknis Pembuatan Pastry bagi Usaha Mikro di Hello Bintan Beach and Cottages, Selasa 11 November 2025.

Sementara Pelatihan Keterampilan Teknis Pembuatan Pastry bagi Usaha Mikro ini, sambungnya, salah satu upaya pemerintah daerah agar para pelaku usaha khususnya di sektor kuliner bisa memiliki pemahaman, pengetahuan serta kemampuan yang berdaya saing.
Sedangkan pastry, secara garis besar merupakan kue yang berasal dari adonan berlapir tipis atau laminated dough yang lebih populer dengan nama puff. Kue ini terbuat dari adonan yang mirip dengan roti atau non-laminated dough.

“Keterampilan yang didapat lewat pelatihan ini nantinya bisa digunakan sebagai rantai pasok industri dan penyedia kuliner pastry untuk kebutuhan produksi. Dalam hal ini, Dinas KUPP Bintan juga telah memilih Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) sebagai lokus industri dimaksud,” Hafizha.
“Selain itu, kami juga berharap para peserta bisa memanfaatkan pelatihan ini untuk membangun usaha kuliner yang mandiri, kreatif dan berdaya saing,” katanya lagi sambil menambahkan, seluruh peserta yang berasal dari UMKM sektor kuliner ini nantinya akan mendapatkan edukasi lewat narasumber, sekaligus melakukan praktik produksi yang bisa dicoba secara langsung. (*adv)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id











