
TIONGKOK, KABARTERKINI.co.id – XCMG Machinery (SHE: 000425) memperluas penerapan solusi logistik penerbangan berbasis sistem otonom dan energi berkelanjutan. Dengan mengandalkan keahlian pengembangan peralatan cerdas dan layanan logistik global.
Solusi ini baru diterapkan di Bandara Internasional Nanjing Lukou, dikutip dari PR Newswire, Jumat 22 Mei 2026, semua itu demi meningkatkan efisiensi penanganan kargo, menekan biaya operasional, serta mendukung transformasi menuju operasional lebih cerdas dan rendah emisi.
Berfokus pada kebutuhan utama di bandara, seperti efisiensi arus barang, penurunan emisi, dan keandalan operasional, XCMG membangun sistem logistik cerdas yang mengintegrasikan teknologi otonom, sistem energi terbarukan, dan sistem kendali digital.
XCMG menghadirkan solusi penanganan kargo terpadu berdasarkan standar internasional logistik udara, mulai dari proses bongkar muat, pergudangan, sortir, hingga distribusi dan transfer barang.
Mengandalkan automated guided vehicles (AGV) yang didukung forklif elektrik dengan fitur counterbalance, forklif gudang, serta straddle carrier untuk berbagai kebutuhan operasional.
AGV XCMG memiliki sistem penentuan posisi multisensor yang memadukan teknologi LiDAR, visual, dan ultrasonik sehingga mampu mencapai tingkat akurasi posisi kargo di bawah 10 milimeter.
Sistem tersebut juga terintegrasi dengan platform logistik cerdas Hanyun milik XCMG yang mendukung penjadwalan tugas secara otomatis dan optimal.
Seluruh peralatan XCMG memenuhi standar internasional terkait lingkungan dan keselamatan kerja. Sehingga mendukung operasional berkelanjutan tanpa emisi.
Untuk mendukung ekspansi global, XCMG mengembangkan sistem layanan terpadu yang mencakup pengembangan teknologi, kolaborasi bisnis, hingga layanan purnajual.
XCMG juga menyediakan solusi disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, dukungan teknis sepanjang siklus penggunaan, serta model kerja sama fleksibel seperti penyimpanan energi, penukaran baterai (battery swapping), dan penyewaan peralatan.
Seluruh layanan didukung sistem layanan 24 jam setiap hari guna memastikan operasional lintasnegara berjalan tanpa gangguan. Setelah fase implementasi, solusi tersebut berhasil memangkas biaya tenaga kerja dalam penanganan kargo di bandara hingga 40 persen setiap tahun.
Mengurangi tingkat kerusakan kargo sebesar 80 persen, serta menjaga tingkat kesalahan arus masuk barang di bawah 0,1 persen. Secara keseluruhan, efisiensi arus kargo meningkat hingga 40 persen.
Saat ini, solusi tersebut telah diterapkan di sejumlah pusat logistik utama, termasuk Bandara Internasional Shanghai Pudong, Bandara Internasional Hangzhou Xiaoshan, dan Bandara Internasional Guangzhou Baiyun.
XCMG juga terus memperluas implementasi solusi tersebut ke Asia Tenggara, Eropa, dan Timur Tengah. Di tengah tren global menuju logistik penerbangan yang lebih cerdas dan rendah emisi.
XCMG akan terus menyempurnakan solusi berbasis teknologi canggih dan jaringan layanan global guna menghadirkan layanan semakin efisien dan memenuhi kebutuhan operator logistik lintasnegara di berbagai wilayah dunia. (*Andi)











