Percepat Belanja Daerah, Presiden: Demi Dongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi

0
363

Kabarterkini.co.id, Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah mempercepat belanja, demi menggerakkan perekonomian di tengah pandemi Covid19. Menurutnya, pembelanjaan anggaran pemerintah, baik pusat maupun daerah merupakan satu-satunya cara dapat bertahan, sekaligus memulihkan ekonomi nasional.

“Kita tidak bisa mengharapkan namanya investasi. Pasti minus pertumbuhannya. Yang bisa diharapkan sekarang ini, yaitu belanja pemerintah,” ujar Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para gubernur di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dilansir dari BPMI Setpres, Rabu 15 Juli 2020.

Jokowi mengingatkan, anggaran pemerintah daerah masih mengendap di bank saat ini sebesar Rp170 triliun. Menurutnya, jumlah tersebut masih tergolong besar.

Jadi tiap hari, ia kini memantau penyerapan anggaran Kementerian, sekaligus memegang informasi mengenai penyerapan anggaran pemerintah daerah.

“Uang Pemda ada di bank itu masih Rp170 triliun, besar sekali ini. Saya sekarang cek harian. Kementerian saya cek harian, berapa realisasi, ketahuan semuanya. Harian pun sekarang ini saya pegang, provinsi, kabupaten, dan kota,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi merinci penyerapan belanja modal sejumlah daerah masih tergolong rendah.

“Birokrasi harus kita ajak agar ada speed di sini. Hati-hati, kalau tidak kita ingatkan, belanja modalnya masih rendah-rendah semua,” katanya.

Sama halnya dengan apa yang disampaikan kepada jajaran di Kabinet Indonesia Maju, Jokowi juga mengingatkan, dalam situasi saat ini manajemen pemerintahan harus digunakan ialah manajemen dalam konteks krisis. Maka itu diperlukan kerja-kerja luar biasa pemerintah daerah untuk dapat menangani dampak pandemi di daerahnya masing-masing, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

“Saya meyakini para kepala daerah, utamanya para gubernur, bisa mengontrol manajemen pengendalian Covid19 ini. Sehingga benar-benar kita dianggap memiliki kemampuan dalam mengelola negara ini,” pungkasnya. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here