Rapid Test Samar-Samar, Jubir Satgas Covid19 Natuna: Yuan Menjurus Non Reaktif

0
900

Kabarterkini.co.id, Natuna – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid19) Natuna Hikmat Aliansyah melihat dari riwayat kesehatan selama tiga bulan bekerja di salah satu proyek di Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara, Natuna, Yuan (inisial) tidak mengalami gejala apapun. Padahal warga dari luar daerah itu, saat bekerja bersama belasan kawannya.

Hanya belasan kawannya, saat dilakukan pengecekan kesehatan menggunakan Rapid Test, non reaktif Covid19. Hanya Yuan samar-samar, antara reaktif atau non reaktif. Sehingga pria itu, tidak dibenarkan naik pesawat Wing Air di Bandara Raden Sadjad Ranai, akan membawanya ke Batam, Kamis kemarin.

“Karena masih samar-samar, kita lakukan isolasi di RSUD Natuna,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Natuna itu, kepada sejumlah awak media, saat ditemui di Kantor Satgas Penanganan Covid19, Jalan Datok Kaya Wan Mohammad Benteng, Ranai, Jumat malam 5 Juni 2020. “Meski pun menuju non reaktif, kita tetap melakukan prosedur uji swab.”

Sebelumnya, pihaknya juga berkoordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Covid19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan dokter ahli, guna memastikan hasil Rapid Test Yuan. Tim menyimpulkan hasilnya non reaktif.

“Kami telah melakukan prosedur sesuai protokol kesehatan terhadap seluruh calon penumpang Wings Air, akan berangkat dari Natuna ke Batam, Kamis kemarin,” ungkap Hikmat. “Hanya Yuan dari 36 calon penumpang Wing Air, hasil Rapid Test masih samar-samar, antara reaktif atau non reaktif.”

Sementara, dari KTP dan informasi di terima kabarterkini.co.id, Yuan berusia 43 tahun. Berasal dari Medan, Sumatera Utara. Ia telah tiga bulan bekerja di salah satu proyek di Desa Teluk Buton. Selama bekerja tiga bulan lamanya, tidak memiliki riwayat kesehatan mencurigakan.

“Saat kita melakukan pengecekan menggunakan Thermogun, suhu tubuh Yuan, normal,” sambung Hikmat. “Namun saat di Rapid Test, hasilnya, antara reaktif atau non reaktif.”

Rapid Test, mengecek kesehatan Yuan, buatan negara mana? Menurut Hikmat, alat pengecekan itu, buatan negara China. “Yang banyak beredar buatan dari negara itu,” kata Hikmat. “Jadi, kita gunakannya.” (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here