Waterboom Ranai Darat, Tamasya Dengan Suguhan Live Musik

0
7690

kabarterkini.co.id, NATUNA – Ada yang menarik, ketika berkunjung ke Waterboom Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Natuna. Pengunjung akan disuguhkan live musik, dengan keindahan alam nan asri. Sehingga suasana berenang, sambil tamasya menjadi ceria.

Bagi pengunjung bersama keluarga, tak perlu membawa makanan dan minuman. Pondok live musik menyediakan berbagai menu masakan. Semua serba murah meriah.

Dengan harga masuk Waterboom, tetap seperti biasa. “Kita selalu mengutamakan pelayanan bagi para pengunjung,” kata pengelola Waterboom Ranai Darat Salohot, Ahad sore 13 Oktober 2019.

BACA JUGA :  Antisipasi Covid19 di Tengah Asean, Danyon Komposit 1/GP Serahkan APD, Bantuan dari Jelita Sejuba Resort ke Bupati Natuna

Sejak menjadi pengelola, wartawan salah satu media online itu, terus membenahi waterboom-nya. “Seandai para pengunjung ingin olah vokal, kita persilahkan,” kata Salohot. “Kita tak kenai pembayaran.”

Nova Maharani, salah seorang pengunjung, membawa serta suami beserta dua anak gadisnya merasa senang berkunjung ke Waterboom Ramai Darat. “Dulu, belum ada live musik,” kata wanita cantik itu.

MENU makanan dan minuman di Pondok Live Musik

Ia bersama keluarganya suka berenang di Waterboom Ranai Darat, karena airnya jernih dan bersih. Airnya jernih dan bersih, langsung dari sumber mata air Gunung Ranai.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Gelar Rapat Paripurna LKPJ, Ranperda LPP APBD dan Ranperda RPJPD Natuna

“Sayang, infrastruktur jalan ke kolam berenang ini, masih jalan tanah,” kata Nova. “Padahal berada ditengah kota, kenapa pemerintah daerah tak mengaspalnya.”

Sementara, timpal Nisa, anak gadis Nova, pemerintah daerah, melalui dinas-nya, terus menggesa destinasi wisata. Seharusnya utamakan pembangunan infrastruktur dasar penunjang wisata, salah satu akses jalan ke lokasi waterboom ini.

“Meski Waterboom Ranai Darat milik swasta, pemerintah daerah tetap harus mendukung,” katanya. “Apapun ceritanya, waterboom ini salah satu destinasi wisata masyarakat tempatan.” (*red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini