Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, 10 Ribuan Peserta Ikuti Batch I

0
699
MANAKER Yassierli (kanan) saat berbincang dengan para peserta (foto Biro Humas Kemnaker)

BEKASI, KABARTERKINI.co.id — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026. Dalam program diikuti lebih dari 10 ribu peserta lulusan SMA dan SMK sederajat.

Program ini dilaksanakan serentak secara nasional, sebagai upaya meningkatkan kesiapan tenaga kerja memasuki dunia kerja. Peluncuran program dipusatkan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Rabu 8 April 2026.

Yang dibuka langsung Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, didampingi Wakilnya, Afriansyah Noor, Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker Darmawansyah, serta Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.

Dalam sambutan, Yassierli menegaskan pelatihan vokasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2026, program ini menargetkan 70.000 peserta yang dibiayai melalui APBN.

“Untuk Batch pertama dimulai serentak sejak 1 April 2026. Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi, dengan total 29.850 pendaftar melalui platform Skillhub,” kata Yassierli dikutip Biro Humas Kemnaker.

Sementara dari jumlah tersebut, sebanyak 10.405 peserta dinyatakan lolos, terdiri atas 5.833 orang melalui jalur seleksi dan 4.572 orang melalui jalur kerja sama afirmatif dengan mitra industri dan masyarakat. Para peserta tersebar di 21 Balai Latihan Kerja atau BLK, 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD.

BACA JUGA :  Pj Sekda Natuna Terima Vaksin Perdana

Yassierli menyatakan, pelaksanaan pelatihan secara serentak ini bertujuan memberikan akses yang lebih adil dan merata bagi seluruh pencari kerja di Indonesia. Dengan sistem yang serentak ini, ia berharap setiap pencari kerja memiliki kesempatan meningkatkan kompetensinya.

“Program ini juga dirancang secara inklusif, termasuk memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti pelatihan,” kata Yassierli sambil menambahkan, dari program ini menunjukkan hasil konkret.

Sekitar 50 persen peserta pada batch pertama ini telah memiliki komitmen penempatan kerja setelah menyelesaikan pelatihan, mencerminkan kuatnya keterkaitan antara pelatihan vokasi dan kebutuhan industri.

Jadi manfaat program ini dirancang agar benar-benar dirasakan peserta. Mereka memperoleh pelatihan gratis, makan siang selama pelatihan, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

BACA JUGA :  Wabup Lepas Pengiriman Seratusan Ekor Sapi dari Natuna ke Karimun

Lalu memperoleh sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta fasilitas asrama untuk pelatihan tertentu.

“Dukungan ini penting agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan lebih fokus tanpa terbebani biaya dasar selama proses belajar,” kata Yassierli.

Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan pelatihan vokasi dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja. Dengan program ini diharap mampu mengurangi pengangguran, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing angkatan kerja Indonesia.

Untuk menjamin pelaksanaan yang transparan, inklusif dan non-diskriminatif, proses pendaftaran dan seleksi dilakukan secara terpusat melalui platform Skillhub. Sehingga prosesnya lebih mudah dipantau.

Dengan pendekatan semakin terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan industri, program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja di Indonesia. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini