
BANGKOK, KABARTERKINI.co.id – Huawei, pemimpin solusi TIK di Pasar Global, tampil di pameran Asia Pacific Rail 2026 (APR26). Pameran digelar di Bangkok ini, memamerkan berbagai teknologi perkeretaapian cerdas atau intelligent railway terbaru demi mendukung transformasi digital di industri saat ini.
Dalam pameran perkeretaapian terbesar di kawasan Asia Pasifik itu, dikutip dari PR Newswire, Rabu 20 Mei 2026, Huawei mengusung tema, Accelerating Rail Digital Intelligence, serta menarik kehadiran lebih dari 500 pemangku kepentingan industri perkeretaapian dari berbagai negara.
Huawei juga menggelar Huawei Roundtable Discussion 2026 yang mempertemukan pakar global dan mitra industri untuk membahas masa depan sektor perkeretaapian. Huawei memamerkan rangkaian solusi digital terbaru demi mendukung layanan transportasi penumpang dan logistik yang lebih aman, efisien dan berkelanjutan.
Salah satunya, solusi Rail Broadband berbasiskan FRMCS dengan konektivitas berlatensi rendah dan keandalan tinggi untuk aktivitas operasional vital. Didukung solusi AI Inspection untuk perkeretaapian, Huawei membantu operator kereta api membangun aset data dan sampel gangguan jaringan sangat bermanfaat.
Melalui proses active learning yang berkelanjutan, solusi tersebut membantu operator kereta api beradaptasi terhadap perubahan operasional dan pasar sehingga mendukung masa depan mobilitas global.
President of Huawei Smart Railway Unit Raymond Zuo dalam sesi paparan bertajuk, Leading Digital Infrastructure to Empower Rail Intelligence mengatakan, Huawei meluncurkan strategi inovasi baru untuk industri perkeretaapian bernama iRAIL, sesuai visi pengembangan industri hingga 2035.
Melalui solusi cerdas, pihaknya akan membantu industri perkeretaapian menjadi lebih andal dan otomatis, menghadirkan layanan terintegrasi bagi penumpang dan pelanggan logistik, serta mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
“Pada saat yang sama, kami memperluas fokus industri perkeretaapian, mulai dari infrastruktur tetap hingga peralatan bergerak, transportasi barang dan penumpang, bisnis terdiversifikasi hingga proses konstruksi berbasiskan solusi TIK terbaru,” kata Raymond.
VP of Huawei Smart Railway Unit Ethan Lee menambahkan, dari sisi operasional, sistem manajemen keselamatan beralih dari pendekatan reaktif menuju prediktif dan preventif. Bahkan kini semakin berorientasi pada AI dan analisis data canggih.
“AI dan analisis data tingkat lanjut secara fundamental mengubah aspek keselamatan, keandalan dan daya tahan operasional jaringan kereta api global,” kata Ethan.
Solution Director of Huawei Enterprise Wireless MKT & Solution Sales Sanford Sheng dalam sesi diskusi tentang sistem persinyalan mengatakan keselamatan dan efisiensi merupakan prasyarat utama dalam pembangunan dan perencanaan perkeretaapian.
Sistem komunikasi perkeretaapian kini berevolusi dari radio VHF konvensional dan GSM-R menuju FRMCS generasi berikutnya. Pembangunan jaringan privat khusus untuk pengendalian kereta ETCS menjadi sangat penting. Penerapan standar FRMCS terpadu dari UIC juga ikut mengatasi tantangan interoperabilitas lintas sistem dan roaming kereta lintasnegara.
“Saat ini, Huawei telah mendukung lebih dari 300 jalur kereta perkotaan di seluruh dunia. Sedangkan solusi Smart Railway Huawei telah diterapkan di jaringan rel sepanjang lebih dari 180.000 kilometer,” kata Sanford.
“Kedepan, Huawei akan terus mengembangkan solusi dan teknologi disesuaikan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi dengan mitra global, Huawei mempercepat transformasi digital di sektor transportasi rel menuju sistem mobilitas lebih aman, efisien dan berkelanjutan,” katanya lagi, sambil menambahkan, ingin informasi selengkapnya, klik https://e.huawei.com/en/industries/railway. (*Andi)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id











