Tingkatkan Wisata ke Luar Negeri, Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board Teken Kerjasama Strategis

0
74
FOTO PR Newswire

SINGAPURA, KABARTERKINI.co.id – Setahun terakhir, tren perjalanan wisata ke luar negeri berubah drastis, sebelumnya mengandalkan panduan perjalanan menuju inspirasi berdasarkan selera pribadi. Wisatawan kini mencari resonansi emosional, pengalaman baru serta suasana perkotaan berbeda.

Singapura dinilai sebagai salah satu destinasi yang mampu memenuhi ekspektasi tersebut. Di sisi lain, dikutip dari PR Newswire, Rabu 20 Mei 2026, Xiaohongshu kini memiliki 520.000 kreator konten perjalanan wisata dengan lebih dari 1.000 pengikut.

Kehadiran para kreator ini turut membentuk tren dan cara baru dalam merencanakan perjalanan wisata, sekaligus menciptakan peluang bisnis baru bagi industri pariwisata.

Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pengalaman wisata unik dan daya tarik budaya asing, Xiaohongshu Business menjalin kerja sama strategis dengan Singapore Tourism Board untuk menangkap peluang pasar yang muncul dari perubahan tren tersebut.

Xiaohongshu menilai Singapura memiliki sejumlah daya tarik unik. Singapura mampu mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung berulang kali berkat konsistensinya dalam menggelar ajang olahraga kelas dunia dan pertunjukan hiburan berskala besar.

Ritme kehidupan perkotaan di Singapura yang unik juga memenuhi ekspektasi pengguna Xiaohongshu. Selain itu, layanan lokal di Singapura cocok dengan selera wisatawan yang menginginkan pengalaman lebih bermakna, termasuk untuk memulihkan kebugaran fisik maupun mental.

Sejumlah faktor tersebut turut membuktikan potensi besar dari sektor wisata kesehatan premium dan membentuk rantai konsumsi bernilai tinggi lebih lengkap. Kemajemukan budaya dan nuansa tropis Singapura juga selaras dengan minat wisatawan terhadap pengalaman baru.

BACA JUGA :  APBD Kepri 6 Mei 2026, dari Rp3,3 Triliun, Realisasi 1.007,54 Miliar, Belanja Rp649,61 Miliar, Surplus Rp357,93 Miliar

Berbagai tren tersebut menjadikan Singapura destinasi ideal untuk mengeksplorasi pengalaman wisata, layaknya membuka blind box dunia. (Sumber data: Xiaohongshu, Januari dan Desember 2025)

Setiap kota memiliki daya tarik yang berbeda-beda untuk kelompok wisatawan dengan preferensi tertentu. Dalam kerja sama strategis ini, Xiaohongshu memanfaatkan karakteristik regional Singapura dan lebih dari 1.400 pola perilaku pengguna (behavioral tag) di platformnya untuk menganalisis empat kelompok utama wisatawan luar negeri melalui Insight Framework khusus.

Keempat kelompok itu meliputi kontan kreator perjalanan wisata yang ingin membalas jasa orang tua melalui perjalanan wisata, orang tua masa kini yang mencari kualitas dan relaksasi, generasi muda urban mengutamakan pengalaman emosional, serta kalangan muda kelas menengah yang ingin mengekspresikan jati diri melalui gaya hidup.

Data menunjukkan ketimpangan besar antara tingginya pencarian informasi dan ketersediaan konten relevan untuk seluruh kelompok tersebut. Pengguna muda sangat bergantung pada pencarian informasi secara seketika, namun konten tersedia dinilai belum cukup akurat.

Sementara itu, jumlah pengguna aktif bulanan Xiaohongshu dari kalangan orang tua berusia muda yang berlibur dengan anak telah melampaui 20 juta orang. Meski demikian, konten autentik dari perspektif ibu masih sangat terbatas.

Kondisi ini menunjukkan, permintaan dan imajinasi pengguna telah berkembang lebih cepat dibanding pasokan konten tersedia. Situasi tersebut turut menghadirkan peluang strategis bagi Xiaohongshu dan Singapura.

BACA JUGA :  Kembali, RSAU Lanud RSA Ranai Gelar Serbuan Vaksinasi di TK Angkasa

Tiga Tahap Bangun Ekosistem Wisata Luar Negeri Singapura

Strategy Head Commercial Cross-border Xiaohongshu Lai Sisi memperkenalkan solusi pemasaran tiga tahap. Tahap pertama, memanfaatkan keunggulan sebagai pelopor industri dengan membangun matriks konten tersegmentasi berdasarkan kelompok pengguna guna membentuk kesan positif sebelum wisatawan mengambil keputusan liburan.

Tahap kedua, membangun persepsi merek melalui identitas merek khas Singapura yang relevan dengan destinasi wisata, serta konsisten membentuk ekspektasi wisatawan dan keputusan konsumsi. Tahap ketiga, mendorong pertumbuhan saling menguntungkan.

Melalui kontribusi bisnis, strategi seeding akan terus dikonversi menjadi konsumsi aktual. Sehingga menciptakan sistem pemasaran berbasiskan kinerja terukur, serta dioptimalkan secara berkelanjutan. Setiap konversi menjadi titik awal pertumbuhan berikutnya.

Akumulasi konversi dan pembelian berulang akan mengubah konten yang terkumpul menjadi aset merek jangka panjang, sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi pilihan.

Melalui mekanisme tertutup yang terdiri atas tiga tahap itu, kerja sama kedua pihak tidak lagi sekadar berfokus pada arus pengguna (traffic), melainkan mencakup seluruh proses, mulai dari pengambilan keputusan wisatawan hingga konversi konsumsi.

Pendekatan tersebut merupakan peningkatan baru dalam pemasaran wisata luar negeri sekaligus menghadirkan model yang dapat direplikasi, mulai dari strategi seeding destinasi hingga pertumbuhan bisnis berkelanjutan. (*Andi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini