Sensus Ekonomi Bengkalis 2026 Dimulai, Bupati Kasmarni Ajak Semua Pihak Sukseskan Pendataan

0
146
BUPATI Bengkalis Kasmarni saat mengalungkan bunga pada tim pendataan

BENGKALIS, KABARTERKINI.co.id – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Pencanangan Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Bengkalis 2026. Pencanangan diselenggara Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkalis bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dibuka di Ruang Dang Merdu, Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin 22 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kasmarni menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali oleh BPS guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan dinamika perekonomian Indonesia.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan ikhtiar besar negara dalam menghadirkan data yang komprehensif dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026 akan dihasilkan data mengenai struktur usaha, potensi ekonomi, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital hingga praktik ekonomi berkelanjutan. Data yang akurat dan berkualitas menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasmarni.

Bupati perempuan pertama di Negeri Junjungan itu menyebutkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti penting bagi Kabupaten Bengkalis yang memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, jasa, perkebunan hilir, hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis membutuhkan data yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam menyusun arah pembangunan ekonomi daerah.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan PC PMII Bengkalis, Bupati Ajak Pemuda Aktif Bangun Daerah

“Dengan data yang berkualitas, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis juga menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, media massa, serta masyarakat agar berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut.

Kepada para pelaku usaha, Bupati Hj. Kasmarni menghimbau agar memberikan informasi yang benar, lengkap dan jujur kepada petugas sensus. Sementara kepada masyarakat, ia meminta agar turut membantu kelancaran tugas petugas yang akan melakukan pendataan di lapangan.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan, dan pada akhirnya akan menentukan kualitas kebijakan pembangunan yang disusun pemerintah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hj. Kasmarni memastikan bahwa seluruh data yang diberikan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijamin kerahasiaannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik serta prinsip-prinsip statistik resmi yang menjunjung tinggi independensi, profesionalisme, integritas dan perlindungan data responden.

Ia juga menegaskan bahwa data yang dikumpulkan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum maupun tujuan lain di luar kepentingan statistik dan perencanaan pembangunan.

BACA JUGA :  Putuskan Penyebaran Covid-19, Kapolri Imbau Masyarakat Terpapar di Isoter

“Tidak perlu ragu atau khawatir dalam memberikan informasi kepada petugas sensus. Seluruh data yang disampaikan akan dikelola secara profesional dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta perencanaan pembangunan,” tegasnya.

Bupati Bengkalis menambahkan, data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Sebaliknya, kebijakan yang dibangun di atas data yang tidak akurat berpotensi menghasilkan program yang tidak tepat sasaran.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum memperkuat budaya data dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Mengakhiri sambutannya, Kasmarni secara resmi mencanangkan dimulainya Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Bengkalis.

“Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai gerakan bersama untuk menghadirkan data yang akurat, membangun kebijakan yang tepat, serta mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, sejahtera dan unggul di Indonesia,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut,Wakil Ketua III DPRD Bengkalis, H. Misno, Sekda Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Kakan Kemenag, H Khaidir, Kepala BPS Bengkalis, Sudiro Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ed Efendi, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Andris Wasono, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Hambali, serta para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (*Ramanda)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini