DSS di SDN 32 Bantan, Diskominfotik Bengkalis Gaungkan Literasi Digital dan Anti Perundungan

0
117
PENYERAHAN cenderamata

BENGKALIS, KABARTERKINI.co.id – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Bengkalis melalui program Diskominfotik Sambangi Sekolah (DSS) terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar, Jumat 23 Oktober 2026.

Kali ini, kegiatan tersebut menyusuri Komunitas Adat Terpencil (KAT), tepatnya di SDN 32 Bantan dengan memberikan edukasi mengenai penggunaan internet sehat dan pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.

Kehadiran rombongan Diskominfotik Bengkalis disambut hangat Kepala SD Negeri 32 Bantan, Gunawan, bersama majelis guru dan para pelajar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Diskominfotik Bengkalis Adi Sutrisno dengan menghadirkan Muhammad Jazam, Haliyun Na’im, dan Nurfaiza sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Adi Sutrisno menyampaikan pentingnya membekali pelajar dengan pemahaman yang memadai mengenai pemanfaatan teknologi informasi secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan banyak peluang bagi siswa untuk memperluas wawasan dan mendukung proses pembelajaran, tetapi juga perlu diimbangi dengan pengetahuan mengenai etika serta keamanan dalam menggunakan internet.

BACA JUGA :  Akhir Jabatan DPR RI, Harta Cen Sui Lan Naik, dari Rp1,1 Miliar Jadi Rp293 Miliar

“Anak-anak tidak cukup hanya diperkenalkan pada teknologi, tetapi juga perlu dibimbing agar mampu memahami manfaat dan risikonya. Pendampingan dari guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat,” ujar Adi Sutrisno.

FOTO bersama seusai acara

Melalui program DSS, Diskominfotik Bengkalis berupaya mendekatkan edukasi teknologi informasi kepada para pelajar agar pelajar mampu memanfaatkan ruang digital secara positif.

Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengakses informasi, tetapi juga mencakup kecakapan dalam memilah informasi, memahami risiko penggunaan internet, serta menjaga perilaku dan etika ketika berinteraksi di dunia maya.

Selain penggunaan internet sehat, materi pencegahan perundungan turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya membangun hubungan sosial yang dilandasi sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

BACA JUGA :  Kunker ke Tanjung Kumbik, Bupati: Kebutuhan Listrik Masyarakat Perbatasan Tidak Pakai Asas Untung Rugi

SDN 32 ini menjadi sekolah pertama di Kecamatan Bantan yang dikunjungi Tim DSS. Ke depan, dengan semangat memperluas jangkauan literasi digital di kalangan pelajar, program ini akan terus berlanjut dengan menyasar sekolah-sekolah di kecamatan lain di Kabupaten Bengkalis.

Melalui program DSS, Diskominfotik Bengkalis berkomitmen untuk terus memperluas edukasi literasi digital kepada pelajar sehingga pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi informasi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Lalu, dapat ditanamkan sejak dini dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kecakapan digital pelajar, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan pendidikan ramah anak, menjunjung tinggi nilai saling menghargai, dan bebas dari perundungan. (*Ramanda)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini