Kunker ke Tanjung Kumbik, Bupati: Kebutuhan Listrik Masyarakat Perbatasan Tidak Pakai Asas Untung Rugi

0
331

Kabarterkini.co.id, Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal kunjungan kerja ke Desa Tanjung Kumbik, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Selasa 23 Juni 2020. Dalam kunjungan itu, ia ingin menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan dan Gedung Pertemuan Masyarakat Kecamatan Pulau Tiga Barat.

Tampak dalam rombongan, Ketua Tim Penggerak PKK Natuna Nurhayati Abdul Hamid Rizal, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD serta staf perwakilan OPD Natuna.

“Sebagai salah satu kecamatan baru, Pulau Tiga Barat masih sangat membutuhkan pembenahan infrastruktur perkantoran dan sebagainya,” sambutan Hamid Rizal. “Hal itu menjadi prioritas pemerintah daerah, namun keterbatasan sumberdaya, kita bangun secara bertahap.”

Sebenarnya, sambung Hamid, sebagai wilayah perbatasan, disandarkan pada Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yakni membangun dari daerah pinggiran, maka pemerintah daerah akan terus berupaya mengajukan berbagai program pembangunan ditingkat pusat, seperti Kementerian maupun BUMN.

Seperti kebutuhan listrik masih dihadapi masyarakat Pulau Tiga saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak PLN maupun Kementerian membawahi bidang itu. Karena kebutuhan listrik di Pulau Tiga Barat atau seluruh wilayah Natuna, tidak dapat dikaji berdasarkan asas untung rugi. Melainkan didasari pertimbangan, kabupaten ini adalah wilayah perbatasan dan beranda terdepan Indonesia.

“Jadi setiap beragumen ketingkat pusat, saya sampaikan tidak bisa di hitung untung rugi membangun jaringan listrik di Natuna,” tegasnya. “Sebab Natuna berada di sejumlah negara luar, harus mendapat prioritas dalam pembangunan di segala bidang.”

Tidak lupa, Hamid mengingatkan tentang pelaksanaan pembangunan dan perekonomian Natuna sempat merosot ditengah wabah virus corona atau Covid19. Lalu pemerintah pusat telah menetapkan tatanan New Normal sebagai salah satu solusi membangkitkan roda pembangunan dan perekonomian Indonesia.

“New Normal atau Kehidupan Baru akan membuka semua aktifitas di tengah Covid19,” katanya. “Tapi aktifitas itu, harus mengikuti protokol kesehatan, seperti jaga jarak, memakai masker, hindari kerumunan massa dan terapkan pola hidup bersih dan sehat.”

Selain itu, Hamid juga mengatakan, pada 9 Desember 2020 akan datang, masyarakat Natuna akan menyongsong pelaksanaan Pilkada (Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, dan Bupati/Wakil Bupati) secara serentak. Jadi ia berpesan agar masyarakat berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di masa Pilkada nanti.

“Kita harus tunjukan sikap dewasa berdemokrasi,” kata Ketua DPW PAN Kepulauan Riau itu. “Mari tumbuhkan kesadaran, Pilkada memiliki makna penting dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa depan.” (*pro_kopim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here