Caca, Berbisnis Saat Kuliah Sistem Online

0
268
CACA, bersama produk bisnisnya

Catatan: Sarah Ath Thairah 

PANDEMI Covid-19 tidak kunjung mereda. Sehingga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan dan ekonomi. Sementara di dunia pendidikan, para pelajar tidak dapat melakukan pembelajaran langsung atau tatap muka, melainkan beralih ke sistem dalam jaringan (daring). Tidak hanya sekolah dasar hingga sekolah menengah, perguruan tinggi pun kena imbasnya.

Pada bidang ekonomi, pandemi berimbas pada para pekerja dan pelaku usaha. Banyak tenaga kerja kehilangan pekerjaan dan pelaku usaha kehilangan pembeli. Otomatis melemahnya ekonomi bangsa dan negara. Jadi perlu dicari solusi meningkatkan perekonomian sedang terpuruk ini.

Salah satu, dengan berbisnis menggunakan jaringan internet, alias bisnis online. Metode ini solusi efektif mencari pemasukan. Bisnis online tidak memandang faktor umur dalam memasarkan produk. Dengan modal tidak harus besar.

Seperti Salsabila, mahasiswi Ilmu Komunikasi dari Universitas Riau, menjalankan kuliah daringnya diiringi kegiatan berbisnis online di media sosial. Bergerak di kancah kuliner, ia memasarkan aneka makanannya semenjak Mei 2020.

Mahasiswi tengah menempuh kuliah di tahun ke-tiga ini menjalani bisnis online via WhatsApp dan Instagram. Target pasarnya, mayoritas mahaiswa/i yang berada di sekitaran area Panam, Pekanbaru. Menyesuaikan dengan kantong mahasiswa, ia memasarkan aneka makanan dengan harga rata-rata Rp10 ribu.

Menu makanan dijual, cukup beragam. Ada yang bersifat frozen, seperti cireng. Makanan berbahan dasar tepung tapioka ini ditawarkan dalam banyak varian, seperti cireng krispi dan cireng isi ayam pedas. Tidak hanya itu, mahasiswi yang kerap dipanggil Caca ini juga memproduksi makanan lain, seperti martabak mini, risoles ragout, roti canai dan spagetti sauce.

Tidak dapat dipungkiri, berbisnis memang menjadi suatu tantangan menarik bagi seorang mahasiswa, dikarenakan harus pandai membagi waktu belajar dan berbisnis.

Namun Caca sendiri memiliki tips. “Kenali dulu jam kuliah dan atur waktu kegiatan produksi bisnisnya. Manajemen waktu, dan yang terpenting nikmati apapun yang kita kerjakan,” katanya, kemarin. ****

(Sarah Ath Thairah merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here