
TANGERANG, KABARTERKINI.co id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI Afriansyah Noor menegaskan tata kelola perusahaan sehat dan Sumber Daya Manusia (SDM) berkompeten menjadi kunci utama memperkuat daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Karena kedua faktor ini menentukan kemampuan BUMN tumbuh, bertransformasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“BUMN memiliki peran strategis penggerak ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, penyediaan layanan publik hingga penguatan sektor-sektor vital. Oleh karena itu, setiap perusahaan negara dituntut menjalankan bisnis secara profesional, efisien dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” kata Afriansyah dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 29 April 2026.
Salah satu contoh peran strategis tersebut, sambungnya, terlihat pada PT Citilink Indonesia sebagai bagian dari grup Garuda Indonesia. Yang berkontribusi dalam mendukung konektivitas nasional sekaligus memperkuat sektor transportasi udara.
“Perusahaan seperti Citilink memiliki peran penting, bukan hanya dalam layanan transportasi, tetapi juga dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian Indonesia,” kata Afriansyah.
Sementara orang nomor dua di Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker itu memberi keterangan, seusai menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT Citilink Indonesia dengan Serikat Karyawan Citilink (Sekaci) di Kota Tangerang, Banten, Selasa 28 April kemarin.
Afriansyah menilai langkah transformasi yang tengah berjalan di berbagai BUMN harus diarahkan untuk menciptakan perusahaan negara efisien, transparan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menyebut tata kelola yang baik merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan usaha.
Selain aspek manajerial, Afriansyah juga menyoroti pentingnya hubungan industrial yang harmonis antara manajemen dan pekerja. Menurutnya, stabilitas hubungan kerja akan menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas perusahaan.
“Saya meminta para pekerja agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja maupun pengurangan pegawai,” kata Afriansyah.
“Saya ingin memastikan, pekerja mendapatkan perlindungan dan kepastian. Jangan mudah percaya pada isu yang belum tentu benar,” katanya lagi.
Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Darsito Hendroseputro mengungkapkan, kesepahaman yang terbangun melalui PKB diharapkan mampu menyelaraskan arah dan tujuan perusahaan, memperkuat kolaborasi, serta mendorong pencapaian kinerja yang optimal.
“PKB hari ini merupakan hasil dari proses dialog yang konstruktif, dilandasi keterbukaan, serta semangat untuk saling memahami dan menghargai antara perusahaan dan serikat pekerja,” kata Darsito singkat. (*Andi)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id










