Sekolah di Batam, Amsakar: Harus Jadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

0
182
SEJUMLAH pelajar menyalami Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kantor Wali Kota Batam

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa upaya mencegah kekerasan terhadap anak harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, sekolah, keluarga, tokoh agama dan masyarakat.

Menurutnya, menciptakan lingkungan aman dan nyaman bagi anak merupakan fondasi penting dalam membangun generasi sehat, berkarakter dan berdaya saing. Penegasan itu disampaikan Amsakar menyikapi pelaksanaan Pelatihan Penyuluhan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak.

Pelatihan digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batam di Kantor Wali Kota Batam, Senin 3 Agustus 2026. Dalam kegiatan, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Batam Erlita Amsakar, serta diikuti para pelajar dan guru SMP se-Kota Batam.

“Pemerintah, sekolah, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat harus bergerak bersama mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Korban kekerasan akan mengalami trauma yang dapat berdampak pada kondisi psikologisnya hingga dewasa. Oleh karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas,” tegas Amsakar.

BACA JUGA :  Dari Januari Hingga Agustus 2021, Kepala KPP Natuna: Sebanyak 12 Kasus, 2 Korban Jiwa

Ia menilai sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga harus menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan membangun karakter tanpa rasa takut.

Ketua PKK Batam Erlita Amsakar mengajak seluruh peserta untuk berani menjadi pelapor sekaligus pelopor apabila mengetahui atau menyaksikan tindak kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Menurut Erlita, anak merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Perlindungan terhadap anak tidak dapat dibebankan kepada satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Anak-anak adalah titipan yang harus kita jaga bersama. Mereka merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tim Kukerta UNRI Membuat Hidroponik Bambu Sederhana

Erlita juga menyampaikan bahwa PKK Batam terus memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui Program Pembinaan Budi Pekerti yang telah dilaksanakan di seluruh 12 kecamatan di Kota Batam.

“Melalui program ini, PKK akan terus mengedukasi pelajar mengenai pentingnya saling menghormati, menjauhi perundungan, serta membangun budaya sekolah yang ramah dan inklusif,” kata Erlita.

“Kami ingin tidak ada lagi perundungan di sekolah. Mari kita ciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia,” katanya lagi mengakhiri. (*Adv)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini