Jaga Wibawa Polri, Presiden: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu

0
289
ARAHAN Presiden dihadapan Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Polri di Candi Ballroom, Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali (foto BPMI Setpres)

BADUNG, KABARTERKINI.co.id – Presiden Joko Widodo menegaskan, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Ketegasan harus dilakukan kepada setiap pelanggar hukum yang melakukan tindak kejahatan, baik pada negara maupun masyarakat.

“Saya sering sampaikan, ya memang ketegasan harus gigit siapapun terbukti bersalah,” pesan Jokowi -biasa disapa- pada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Polri di Candi Ballroom, Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dikutip BPMI Setpres, Jumat 3 Desember 2021.

Indonesia, sambungnya, merupakan negara demokrasi. Sehingga terbuka terhadap kritikan dilayangkan kepada pemerintah. Jadi ia minta setiap unsur Kepolisian dapat menghormati kebebasan berpendapat itu. Apabila ada kritik, Kepolisian harus lakukan pendekatan persuasif dan dialogis.

“Kritik dipanggil, mengkritik dipanggil. Kalau mengganggu ketertiban iya silakan, tapi kalau enggak jangan, karena kita sudah menyatakan ini negara demokrasi. Hormati kebebasan berpendapat dan serap aspirasinya,” kata Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara meminta agar Kepolisian terus menjaga ketegasan dan kewibawaan dalam tubuh Polri. Tidak menggadaikan kewibawaan, misalnya dengan melakukan sowan kepada ormas yang sering berbuat keributan.

“Hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Banyak ini saya lihat. Saudara-saudara harus memiliki kewibawaan, Polri harus memiliki kewibawaan,” ungkap Jokowi.

Terakhir, ia berpesan agar Polri dapat melindungi dan membantu kaum lemah yang terpinggirkan dalam kasus hukum. Karena indeks kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian sangat tinggi. Sehingga harus dijaga dengan tetap memperhatikan kaum-kaum kecil.

“Kecil-kecil seperti itu, kecil-kecil mungkin urusannya bukan Kapolres, Kapolsek, tapi hati-hati tetap tanggungjawab Kapolres, tetap tanggung jawab Kapolda, kecil-kecil seperti ini. Apalagi kalau sudah dicap diskriminasi terhadap yang lemah, hati-hati,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Jokowi dalam acara, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here