Jejak Kepolisian di Asrama Tua Perbatasan

0
235
RUMAH Dinas tua milik Polres Natuna di jantung Ibukota Natuna, hanya hitungan hari akan bagus kembali
Satu unit Rumah Dinas Polres Natuna di Kota Ranai di rehablitasi. Asrama tua pernah menjadi tempat tinggal Irwasum Polri itu, jelas mempunyai sejarah panjang.
KAPOLRES Natuna AKBP Iwan Ariyandhy tampak berbincang serius dengan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Natuna Mexianus Bekabel di Kedai Lontong Topik, Jalan Soekarno Hatta, Ranai, Kamis 1 September kemarin. Tampak juga dalam perbincangan, pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Natuna.

“Sementara, kantor kedua saya di kedai lontong ini. Sebab seminggu terakhir, saya harus memantau progres rehabilitasi satu unit asrama Polres Natuna, disamping kedai,” kata Iwan setengah bercanda, sambil melirik para pekerja merehabilitasi asrama tua itu.

Sementara satu unit asrama Polres Natuna berada di tengah jantung Kota Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna, merupakan rumah dinas tua. Rumah dinas tua telah lama dibiarkan terbengkalai dan tidak berpenghuni, otomatis mempunyai sejarah panjang tentang hadirnya Kepolisian di kabupaten kepulauan perbatasan di tengah Asean ini.

“Ya, dalam merehabilitasi, kita tidak merubah luas dan bentuknya, alias tetap semi permanen. Hal ini sejalan dengan pesan Pak Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto,” kata Iwan sambil menambahkan, Komjen Pol Agung Budi Maryoto pernah bertugas di Natuna, beliau menempati rumah dinas itu.

Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto saat kunjungan kerja meresmikan Kantor Polsek Pulau Laut dan Polsubsektor Pulau Tiga di Markas Polres Natuna, Jalan Adam Malik, Kecamatan Bunguran Timur, Kamis 23 Juni kemarin, mengatakan, Natuna sebuah pulau di ujung utara Indonesia yang tidak pernah terlupakan. Karena lulus Akpol pada 1987, ia bertugas disini, sebagai Kapolsek Bunguran Timur.

Sebagai Kapolsek, dengan pangkat Letnan Dua, kini Inspektur Dua, ia masih ingat delapan anggotanya, termasuk para Komandan TNI Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Angkatan Darat. Jadi sinergi antara Polri dengan TNI selalu tertanam sejak dulu, khususnya di kabupaten perbatasan ini.

“Tadi saya melihat Zul (AKP Zulkarnain). Dulu Zul adalah anggota saya di Polsek Bunguran Timur. Meskipun sudah tiga puluhan tahun pindah tugas, saya tidak akan pernah melupakan Natuna,” ulang Agung sambil mengenang, saat mancing di perairan Pulau Tiga, asal lempar joran pasti di makan ikan umpannya.

KAPOLRES Natuna AKBP Iwan Ariyandhy (tiga kiri) dan Kepala Basarnas Natuna Mexianus Bekabel (empat kanan) berfoto bersama dengan pengurus KBPP Polri Resor Natuna usai ngopi pagi disamping Rumah Dinas Polres Natuna sedang di rehabilitasi

Tidak lupa, Agung bercerita, sangat mengenal Bupati Natuna Wan Siswandi. Kala itu, Bupati masih SLTA. Jadi setiap patroli, sering jumpa. “Saya berpesan pada seluruh anggota, dimana pun bertugas, kita harus terus berpegang dengan slogan, NKRI harga mati,” katanya.

Akhir sambutan, Agung mengucapkan selamat atas diresmikannya Kantor Polsek Pulau Laut dan Polsubsektor Pulau Tiga. Sebagai anggota Kepolisian harus terus meningkatkan keamanan, ketertiban, serta melindungi, mengayomi dan memberi pelayanan maksimal pada masyarakat.

“Dari data saya terima, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Natuna termasuk yang terbaik, dari tahap pertama, kedua dan booster. Saya berharap terus ditingkatkan, khususnya vaksinasi tahap kedua serta boosternya,” pungkas Jenderal Kepolisian bintang tiga emas itu.

Bupati Natuna Wan Siswandi dalam sambutan, mengucapkan selamat atas diresmikan Kantor Polsek Pulau Laut dan Polsubsektor Pulau Tiga. Semoga dengan peresmian ini, semakin meningkat keamanan dan ketertiban masyarakat di kedua kecamatan kepulauan itu.

“Demi kepentingan masyarakat dan negara, Pemerintah Kabupaten Natuna akan selalu mendukung Kepolisian, termasuk TNI dan instansi vertikal lainnya. Sebab tanpa sinergi, pergerakan roda pembangunan kabupaten perbatasan ini akan sulit berjalan maksimal,” kata Wan Sis -biasa disapa.

“Kami telah membebaskan lahan untuk dihibahkan bagi Markas Brimob seluas 20 hektar. Dengan pembebasan ini, semoga segera terbangun markas pasukan inti Kepolisian itu, di Natuna,” katanya lagi, sambil menambahkan, hasil bersinergi antara Pemda dengan TNI/Polri dan instansi lainnya, secara nasional, Natuna masuk sebagai salah satu pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 terbaik.

Sementara tampak mendampingi Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto dari Markas Besar Polri Jakarta, yakni istri tercintanya, Wini Carita. Kemudian, Irjen Pol Anthony Siahaan, Irjen Pol Luky Arliansyah, Brigjen Pol Leonidas. Dari Kepri, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman dan wakilnya, Brigjen Pol Rudi Pranoto serta Irwasda Polda Kepri Kombes M. Rudy Syafirudin.

Dari Natuna, Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyhandy, Danlanud Raden Sadjad (RSA) Ranai Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Arief Prasetyo Irbiyanto, Dandim 0318/Natuna Letkol (Inf) Hasbul Hasyiek Lubis, Dadenhanud 477 Kopasgat Natuna Letkol (Pas) Frian Alfa Risdar, Kajari Natuna Imam MS Sidabutar, Kepala Basarnas Natuna Mexianus Bekabel dan Tokoh Masyarakat Sedanau Nato. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here