Natuna – Anambas, Dua Kabupaten di Tengah Negara Asean

0
616

Catatan: Andi Surya

NATUNA – Kepulauan Anambas, dua kabupaten di tengah, atau di kelilingi negara-negara Asean, yaitu: Thailand, Vietnam, Kamboja, Brunai, Malaysia Timur, Singapura dan Malaysia. Jadi dua kabupaten, dulu terkenal bernama Pulau Tujuh itu, tidak hanya di cap daerah perbatasan, seperti daerah lain di Indonesia.

Karena daerah lain, berbatasan satu negara, misal Kota Batam, perbatasan dengan Singapura, Kalimantan dengan Malaysia dan daerah perbatasan lainnya. Lalu, apa yang menjadi daya tarik dari Natuna – Kepulauan Anambas, dua kabupaten seribu pulau tersebut?

Natuna – Kepulauan Anambas, kaya SDA perikanan, pariwisata, minyak dan gas bumi di laut, yang lebih luas dari daratan itu, salah satu kawasan strategis bagi Pemerintah Republik Indonesia. Kawasan strategis kaya SDA, lebih baik dijadikan mesin keuangan baru Indonesia, di tengah negara-negara Asean.

Mesin keuangan baru, alias mesin ekonomi baru, karena Natuna – Kepulauan Anambas punya segalanya, termasuk berada di jalur pelayaran Internasional. Bagaimana caranya, agar Natuna bisa cepat menjadi mesin ekonomi baru Indonesia di tengah negara-negara Asean?

Caranya, Pemerintah Republik Indonesia segera beri kewenangan khusus bagi Natuna – Kepulauan Anambas. Kewenangan khusus, pada bidang pemerintahan, seperti: Aceh dan Papua. Maka, akan terbentuk, Otonomi Khusus Provinsi Kepulauan Natuna – Anambas, atau mengikuti nama dikenal sejak dahulu, Otonomi Khusus Provinsi Pulau Tujuh.

Ketika Otonomi Khusus Provinsi Pulau Tujuh berdiri, otomatis negara tetangga akan mudah melakukan investasi. Pemerintahan Provinsi Pulau Tujuh juga mudah mencari dana pembangunan dengan negara luar, sesuai kewenangan diberi Pemerintah Republik Indonesia.

Kedepan, Otonomi Khusus Provinsi Pulau Tujuh, akan menjadi sebuah provinsi yang akan memberi sumbangan besar bagi APBN. Provinsi yang mampu berdiri sendiri, tanpa terus tergantung keuangannya kepada Pemerintah Republik Indonesia. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here