
LINGGA, KABARTERKINI.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melalui Bagian Perekonomian dan SDA, menggelar rapat koordinasi dengan pihak PLN, Senin 22 Juni 2026. Rapat koordinasi digelar untuk mengevaluasi dan mencari solusi atas keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang meluas belakangan ini.
Menurut pihak PLN yang di wakili Team Leader Teknik Rizki Kurnia dan Staf Teknik, Muhammad Arif pemadaman bergilir terpaksa harus di lakukan karena telah terjadi kerusakan pada mesin PLTD karena di sambar petir. Saat ini hanya 3 mesin yang bisa di operasikan dari 8 mesin.
“Kita dari PLN ULP dan Dabo telah melakukan upaya mendatangkan team teknik dari Tanjungpinang untuk di lakukan perbaikan mesin, kabel dan peralatan lainnya,” kata Rizki.
Terhitung dari 18 Juni 2026, sambungnya, mesin yang rusak sudah di lakukan perbaikkan dan sudah bisa beroperasi 5 mesin 3 mesin lagi sudah di kirim ke Batam dalam upaya perbaikan dan diperkirakan 4 juli sudah kembali normal.
“Kedepan pohon di tepi jalan dan mengganggu jaringan listrik yang berisiko memicu korsleting yang mengakibatkan kerusakan pada mesin pembangkit sehingga langkah pemadaman bergilir terpaksa di lakukan. Standar jarak aman minimal 3 meter dari segala arah (atas, bawah, kiri, kanan) wajib dipatuhi untuk mencegah sentuhan langsung dengan kabel,” kata Rizki.
Atas nama pihak PLN ULP Daik- Dabo untuk penebangan pohon yang mengganggu kabel jaringan listrik berharap kepada masyarakat tidak menuntut ganti rugi ,karena tidak anggarannya ,ini untuk kepentingan umum,terang Rizki.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Kabag Ekonomi ) Ardiyansyah S.Sos,berharap semoga kedepan tidak ada lagi pemadaman bergilir,” paparnya. (*Taufik)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id










