Perkuat Daya Saing, Elnusa Raih Kepercayaan Proyek Non-Captive Lanjutan di Sumatera Selatan

0
81
FOTO istimewa

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat pasar non-captive melalui kapabilitas teknologi dan operational excellence.

Dengan kembali memperoleh kepercayaan dari pelanggan di luar Pertamina Group untuk melaksanakan dua proyek Survei Seismik 3D dengan total area sekitar 150 km² di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Proyek ditargetkan selesai pada awal 2027 itu melanjutkan dua pekerjaan seismik 3D sebelumnya seluas 365 km² di area berdekatan. Keberlanjutan proyek dari pelanggan yang sama menjadi salah satu bentuk kepercayaan terhadap kemampuan Elnusa dalam mengelola pekerjaan seismik dengan kompleksitas teknis dan operasional tinggi.

Secara kumulatif, rangkaian pekerjaan mencakup area sekitar 515 km², sekaligus memperkuat rekam jejak perseroan di pasar geoscience non-captive. Pengembangan pasar di luar ekosistem Pertamina menjadi bagian dari strategi Elnusa memperluas basis pelanggan, mengoptimalkan utilisasi aset dan kompetensi, serta membuka sumber pertumbuhan baru.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan keberlanjutan kepercayaan pelanggan menunjukkan kapabilitas yang dibangun Elnusa mampu bersaing di pasar eksternal.

“Bagi kami, proyek non-captive merupakan validasi terhadap daya saing Elnusa. Kepercayaan untuk kembali mengerjakan proyek di area yang berdekatan menunjukkan teknologi, kompetensi personel, serta kualitas eksekusi yang kami bangun dapat memberikan value bagi pelanggan,” kata Rustam dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 4 September 2026.

BACA JUGA :  Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, Kapolri: Mari Sambut dengan Penuh Kebahagiaan   

“Strategi kami adalah terus mengkonversi keunggulan menjadi peluang pasar dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” katanya lagi, sambil menambahkan, dalam pelaksanaan proyek, Elnusa mengoptimalkan teknologi STRYDE Nimble Seismic System sebagai bagian dari penguatan teknologi seismik generasi terbaru yang dilakukan Perseroan sejak awal 2026.

Sebelumnya, Elnusa telah melakukan investasi strategis pada 25.000 STRYDE Range+ nodes yang didukung STRYDE Nimble System dan STRYDE Mini System. Kombinasi teknologi tersebut memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam desain dan pelaksanaan survei, mendukung pengerjaan proyek secara simultan, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk akuisisi seismik 2D maupun 3D.

Teknologi nodal ini juga mendukung akuisisi data seismik berdensitas tinggi dengan kualitas yang lebih baik, mempercepat siklus survei, serta meningkatkan efisiensi operasi. Karakter perangkat yang ringkas dan fleksibel memberikan keunggulan dalam menghadapi kondisi lapangan yang kompleks dan akses yang terbatas.

Bagi Elnusa, investasi teknologi tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kapabilitas teknis, tetapi juga meningkatkan produktivitas aset, daya saing layanan dan kemampuan perseroan menangkap peluang pasar lebih luas.

Keunggulan itu cukup relevan dengan karakter dua proyek di Musi Banyuasin yang melintasi kondisi area beragam, mulai dari kawasan hutan, aliran sungai, area pertambangan hingga permukiman masyarakat.

Kondisi tersebut membutuhkan perencanaan survei yang adaptif, kesiapan personel dan teknologi, serta pengelolaan operasi yang disiplin. Elnusa juga memastikan aspek HSSE, kepatuhan terhadap regulasi dan perizinan, serta komunikasi dan sosialisasi dengan pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan setempat menjadi bagian integral dalam setiap tahapan pekerjaan.

BACA JUGA :  Bupati Lepas Peserta Jambore Nasional Asal Natuna

Penguatan bisnis geoscience tersebut sejalan dengan arah strategis Elnusa menjadikan teknologi dan inovasi sebagai salah satu penggerak pertumbuhan. Kapabilitas seismik Elnusa tidak hanya ditopang oleh teknologi terkini, tetapi juga pengalaman dalam mengelola berbagai proyek onshore maupun offshore dengan skala dan karakteristik yang beragam.

Kombinasi technology, people dan execution capability tersebut menjadi competitive advantage perseroan dalam memperluas penetrasi pasar, baik di dalam maupun di luar ekosistem Pertamina.

“Kedepan, kami ingin memastikan setiap investasi teknologi dapat menghasilkan nilai ekonomi semakin optimal. Artinya, teknologi tidak berhenti sebagai peningkatan kapabilitas, tetapi harus mampu meningkatkan efisiensi, menjawab kebutuhan pelanggan, memperluas pasar, dan akhirnya menciptakan nilai jangka panjang bagi perseroan dan pemegang saham,” kata Rustam.

Melalui penguatan teknologi seismik dan perluasan pasar non-captive, Elnusa terus memperkuat positioning sebagai technology-driven energy services company. Strategi tersebut melengkapi kekuatan bisnis Elnusa di dalam ekosistem Pertamina sekaligus membangun basis pelanggan yang semakin beragam, sehingga mendukung daya saing dan pertumbuhan perseroan secara berkelanjutan. (*Darlis)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini