
JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa menggelar rapat koordinasi lintas instansi, Jumat 23 Januari 2026. Rapat digelar membahas tindak lanjut laporan aktivitas Kapal China di wilayah yurisdiksi Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara.
Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Purwito Hadi Wardhono dalam arahan menegaskan, pengamanan Laut Natuna Utara harus diwujudkan melalui kehadiran negara yang konsisten.
Dengan mengedepankan basis data terverifikasi serta didukung koordinasi lintas sektor. Sementara dalam pengamanan harus dilakukan secara tegas, terukur, berkelanjutan, dan tetap menjaga stabilitas kawasan.
“Hasil pemantauan yang menunjukkan pola kehadiran kapal China secara aktif dan sistematis di Laut Natuna Utara sepanjang 2025. Oleh karena itu, kita perlu menguatkan peran Bakamla dan TNI AL, serta peningkatan sistem pengawasan dan dukungan logistik di Natuna dan Batam,” kata Purwito di kutip dari keterangan tertulis.
“Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas Kementerian dan Lembaga dalam menjaga kedaulatan, keamanan dan kepentingan nasional di Laut Natuna Utara,” katanya lagi, mengakhiri. (*andi)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id










