Presiden Ajak Pelaku UKM Tetap Optimis Hadapi Pandemi

0
536

Kabarterkini.co.id, Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami sejumlah keluhan dirasakan para pelaku usaha, utamanya mikro dan kecil, terdampak pandemi Covid-19. Sebagian besar mereka merasakan penurunan omzet penjualan selama masa pandemi. Untuk itulah pemerintah memberikan bantuan modal kerja bagi para pelaku usaha agar dapat tetap menjalankan usahanya.

Di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dilansir dari BPMI Setpres, Jumat 24 Juli 2020, Jokowi kembali menyerahkan bantuan modal kerja kepada 65 pelaku usaha mikro dan kecil. Mereka berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor. Pembagian dilakukan dalam dua sesi terpisah sebagai upaya mematuhi protokol kesehatan.

“Suasana dan situasi serta keadaan sekarang bukan situasi gampang. Karena adanya pandemi corona yang berimbas kepada ekonomi. Ini dialami semuanya tidak hanya usaha mikro, kecil, menengah maupun besar. Semua merasakan hal yang sama,” ujarnya di hadapan pelaku usaha mikro dan kecil yang hadir.

Keluhan bahkan sempat disampaikan langsung, salah satu pedagang kecil. Pandemi Covid-19 yang melanda ini membuat aktivitas perekonomian seakan-akan lumpuh dan memberatkan mereka.

“Pada saat pandemi sangat sulit. Semua kegiatan ekonomi seakan-akan berhenti. Itu yang sangat riskan buat kami. Setelah masa PSBB ini agak sedikit naik. Alhamdulillah tapi belum normal. Kita memang belum normal, tetapi kita harus berjuang,” ucapnya.

Mendengar hal tersebut, Kepala Negara mengajak para pelaku usaha mikro dan kecil, serta seluruh pihak, untuk tidak berputus asa. Bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta diterima masing-masing pelaky UMK diharap dapat meringankan beban mereka untuk kembali melanjutkan aktivitas ekonominya. “Semoga ini bisa membantu Bapak/Ibu untuk menambah modal kerja yang dimiliki,” kata Jokowi.

Selain itu, demi mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19, Kepala Negara mengajak para pelaku usaha yang hadir untuk turut menyosialisasikan sekaligus menerapkan protokol kesehatan di lingkungan terdekat mereka. Sebab saat ini pandemi telah melanda di setidaknya 215 negara di dunia tersebut belum berakhir.

“Saya titip juga kepada Bapak/Ibu sekalian kepada lingkungannya diajak untuk memakai masker, mencuci tangan setelah kegiatan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari pertemuan-pertemuan banyak orang karena memang pandemi ini belum berakhir,” tuturnya.

Untuk diketahui, pada Agustus mendatang, bantuan modal kerja serupa diterima 65 pelaku usaha mikro dan kecil tersebut juga akan diberikan bagi setidaknya 12 juta pelaku UMKM untuk dapat membantu mengurangi beban akibat pandemi. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp381 miliar untuk kebutuhan tersebut.

Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan modal kerja tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here